counter

Masyarakat diimbau tak rusak fasilitas kereta api

Masyarakat diimbau tak rusak fasilitas kereta api

Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia Edy Kuswoyo (kiri). (ANTARA/Ali Khumaini)

KAI menyesalkan kejadian ini karena pelemparan ke arah stasiun tidak hanya dapat merusak fasilitas stasiun dan kereta
Jakarta (ANTARA) - Masyarakat diimbau tak merusak fasilias kereta api menyusul terjadi pelemparan ke atap Stasiun Tanah Abang pada Selasa (22/5) pagi.

Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia Edy Kuswoyo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan pelemparan datang dari arah massa yang sedang berdemonstrasi di sekitar Stasiun Tanah Abang.

Tidak terdapat korban luka pada kejadian ini.

“KAI menyesalkan kejadian ini karena pelemparan ke arah stasiun tidak hanya dapat merusak fasilitas stasiun dan kereta, namun juga dapat melukai penumpang yang sedang ada di area stasiun,” ujarnya.

Untuk itu, KAI mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pelemparan dan perusakan terhadap fasilitas perkeretaapian, karena dengan terganggunya operasi kereta api, maka dapat menggangu aktivitas perekonomian masyarakat.

Sebagai fasilitas publik yang digunakan oleh satu juta penumpang setiap harinya, kereta api merupakan andalan masyarakat untuk beraktivitas setiap harinya.

“KAI berharap agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan penuh ketertiban, dan tidak mengganggu pelayanan serta fasilitas kereta api di sekitarnya,” kata Edy.

Baca juga: Massa di sekitar Tanah Abang masih bertahan
Baca juga: Ini rekayasa pola KRL Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah


Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PT KAI operasikan jalur ganda Babadan -Geneng

Komentar