Siswa SMP Muhammadiyah Surakarta bagikan paket sembako

Siswa SMP Muhammadiyah Surakarta bagikan paket sembako

Sejumlah siswa SMP Muhammdiyah PK Surakarta saat membagikan paket sembako kepada seorang warga di Banyuanyar Banjarsari Surakarta, Jumat (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Solo (ANTARA) - Ratusan siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Surakarta Semangat Berbagi dengan membagikan 130 paket sembako kepada warga sekitar sekolah yang membutuhkan dalam rangka pendidikan kegiatan sosial momen bulan Ramadhan 1440 Hijriyah.

,"Sebanyak 237 siswa untuk semangat berbagi dengan warga masyarakat sekitar sekolah yang membutuhkan, karena Ramadhan menjadi momen penting bagi para siswa untuk berbuat baik," kata Muhammad Arif Wicagsono selaku ketua pelaksana kegiatan SMP Muhammadiyah PK Surakarta, di Solo, Jumat.

Menurut Arif Wicagsono kegiatan tersebut dengan tujuan untuk melatih anak atau siswa senantiasa memiliki rasa berbagi kepada sesama, mempererat silaturahim, dan melaksanakan perintah Allah SWT.

"Kami intinya ingin mengedukasi para siswa agar memiliki rasa berbagi terhadap sesama," katanya.

Sebanyak 130 paket sembako tersebut, kata dia, diantar oleh para siswa menuju ke rumah-rumah warga. Salah satunya warga yang diberi paket sembako adalah mbah Marni, warga asli Banyuanyar. Lokasi rumahnya berjarak sekitar 50 meter dari sekolah. Rumah mbah Marni nampak sederhana, kecil, dan berada di pinggir sawah.

Para siswa dengan didampingi guru membawa paket sembako menuju ke rumah sederhana tersebut. Para siswa dengan santun menyapa dan bersalaman dengan mbah Marni. Para siswa kemudian menyerahkan dua paket sembako kepada mbah Marni.

Arif mengatakan paket sembako yang dibagikan warga tersebut berisi 1 kilogram gula, 1 liter minyak, mi instan, dan dua kotak teh celup. Paket sembako itu, merupakan hasil sedekah dari para siswa dari awal Ramadhan hingga hari ini.

Pihaknya berharap dengan dibagikan sembako kepada warga di sekitar sekolah tersebut dapat bermanfaat bagi yang menerima dan mengurangi beban untuk berbelanja menghadapi Lebaran mendatang.

Arif Wicagsono yang juga guru Pendidikan Agama Islam tersebut berharap dengan kegiatan solidaritas sosial yang sudah menjadi tradisi di sekolah ini, mampu menggugah rasa empati para siswa, sehingga mau berbagi terhadap sesama apalagi warga membutuhkan.

"Kami harapkan dengan kegiatan ini, hubungan kekerabatan di antara warga dengan sekolah menjadi lebih terjalin dengan baik. Anak-anak mempunyai rasa saling berbagi terhadap sesama. Hati lapang dalam mensyukuri nikmat Allah SWT dengan cara bersedekah," katanya.***3***
 

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sekolah di Bantul ambles, ratusan siswa belajar di tenda

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar