counter

Bazar Ramadhan FKIJK NTB dipadati korban gempa

Bazar Ramadhan FKIJK NTB dipadati korban gempa

Warga dari berbagai pelosok desa memadati bazar Ramadhan 1440 Hijriah yang digelar Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Nusa Tenggara Barat (FKIJK NTB) di lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (25/5) (ANTARA/Awaludin)

Mataram (ANTARA) - Warga yang menjadi korban gempa bumi memadati bazar Ramadhan 1440 Hijriah yang digelar Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Nusa Tenggara Barat (FKIJK NTB) di lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu.

Kegiatan bertemakan "Berbagi untuk sesama" tersebut dibuka oleh Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, bersama Ketua FKIJK NTB sekaligus Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Farid Faletehan, serta segenap pimpinan industri jasa keuangan di NTB.

FKIJK NTB menggelar bazar Ramadhan 1440 Hijriah dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial industri jasa keuangan kepada masyarakat.

Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan industri jasa keuangan untuk melaksanakan kegiatan sosial bazar Ramadhan di daerahnya.

"Saya meyakini kegiatan tersebut sangat membantu meringankan beban sebagian masyarakat yang masih terpuruk pascagempa," katanya.

Sementara itu, Ketua FKIJK NTB, Farid Faletehan, mengapresiasi tingginya antusiasme warga untuk datang ke bazar dan rela mengantre demi memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang sangat murah.

Dalam elaksanaan bazar Ramadhan 1440 Hijriah yang dikoordinir Bank NTB Syariah, tersedia 1350 lembar kupon sembako senilai Rp50.000 yang dijual dengan harga hanya Rp20.000.

Selain itu, terdapat bazar baju bagus pakai, di mana telah terkumpul 1400 pakaian baju bagus pakai dari segenap pegawai industri keuangan yang dijual dengan harga hanya Rp5.000.

Terdapat juga stan bazar industri jasa keuangan dari OJK, Bank NTB Syariah, Bank Mandiri, BRI, BPD Bali, BPR Syariah Patuh Beramal, dan BPR Syariah Dinar Ashri.

Selain itu, stan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), PT Jamkrida NTB Bersaing, PT Pegadaian, serta stan penukaran uang oleh Bank Indonesia dan stan penjualan bahan pangan Badan Urusan Logistik.

Contoh barang yang dijual seperti minyak kemasan ukuran satu liter, sirup dan susu kaleng seharga Rp5.000. Total item yang dijual di stan IJK sekitar 3000 buah dan habis terbeli kurang dari dua jam.

"Penyelenggara acara juga menyalurkan bantuan Al Quran dari Bank Syariah Mandiri kepada pondok pesantren dan masjid di Kabupaten Lombok Utara," kata Farid.

Baca juga: Bulog-BI NTB bersinergi gelar pasar murah Ramadhan

Baca juga: BI pusatkan kas keliling Ramadhan di Mataram

Pewarta: Awaludin
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembangunan RTG di Lombok Utara capai 80 persen

Komentar