counter

Piala Jerman

Leipzig sulitkan Muenchen namun perlahan jalan terbuka, kata Kovac

Leipzig sulitkan Muenchen namun perlahan jalan terbuka, kata Kovac

Pelatih Bayern Muenchen Niko Kovac memikul trofi Piala Jerman yang ia juarai dengan membungkam RB Leipzig 3-0 dalam partai final di Stadion Olimpiade, Berlin, Jerman, Sabtu (25/5/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Fabrizio Bensch)

Leipzig membuat kami kesulitan dan tak banyak memberikan celah. Namun seiring laga berjalan, kami menemukan cara untuk membuatnya lebih mudah
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Bayern Muenchen, Niko Kovac, menyebut lawan mereka di partai final Piala Jerman, RB Leipzig menyulitkan timnya, namun secara perlahan tapi pasti jalan menuju juara terbuka lebar seiring laga berjalan.

Gawang Muenchen sempat diancam Leipzig di awal laga, namun Robert Lewandowski lantas mengemas dwigol yang diselingi Kingsley Coman untuk mengantarkan mereka jadi juara dengan kemenangan 3-0 di Stadion Olimpiade, Berlin, Jerman, Minggu dini hari WIB.

"Saya tentu saja sangat senang!" kata Kovac mantap dalam jumpa pers purnalaga dilansir laman resmi Bayern Muenchen.

"Leipzig membuat kami kesulitan dan tak banyak memberikan celah. Namun seiring laga berjalan, kami menemukan cara untuk membuatnya lebih mudah," ujarnya menambahkan.

Sementara gol-gol Muenchen disumbangkan Lewandowski dan Coman, kiper Manuel Neuer juga tampil gemilang dengan menggagalkan setidaknya dua peluang Leipzig di awal laga dan awal babak kedua.

Baca juga: Muenchen raih juara usai bungkam Leipzig 3-0

Neuer menghalau tandukan jarak dekat Yussuf Poulsen pada menit ke-11 dan lantas menutup ruang tembak Emil Forsberg dalam situasi satu lawan satu tiga menit memasuki babak kedua.

Hal itu tak luput dari pengamatan Kovac yang melontarkan pujian kepada kiper tim nasional Jerman itu.

"Saya ingin secara khusus mengucapkan selamat kepada Manuel Neuer atas penampilannya yang sensasional," kata Kovac.

Kovac yang mengawali musim dengan tak meyakinkan sejak menduduki kursi pelatih Muenchen justru berhasil mengantarkan Die Rotten meraih dwigelar domestik musim ini, yakni juara Liga Jerman dan Piala Jerman.

Kovac juga menjadi pelatih yang berhasil mempertahankan trofi Piala Jerman dua musim beruntun dengan dua tim berbeda, setelah musim lalu menjuarainya bersama Eintracht Frankfurt.

Pria asal Kroasia itu juga masuk jajaran elit sebagai sosok yang merasakan dwigelar Liga Jerman dan Piala Jerman bersama Muenchen baik sebagai pemain maupun pelatih.

Manajemen Muenchen yang sempat dirumorkan bakal mendepak Kovac bukan tidak mungkin harus mempertimbangkan ulang lantaran ia berhasil menutup musim dengan manis.

Baca juga: Daftar juara Piala Jerman

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar