counter

Total 71.955 kendaraan lewati GT Cikampek Utama dan Kalihurip Utama

Total 71.955 kendaraan lewati GT Cikampek Utama dan Kalihurip Utama

Gerbang Tol Cikampek Utama 1. (Dokumentasi Jasa Marga)

sejak 23 Mei pukul 00.00 WIB, tercatat total 71.955 kendaraan, baik dari atau menuju Jakarta, melewati dua gerbang tol pengganti, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 71.955 kendaraan tercatat telah melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada hari pertama operasi.

"Pasca dipindahkannya transaksi di GT Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak 23 Mei pukul 00.00 WIB, tercatat total 71.955 kendaraan, baik dari atau menuju Jakarta, melewati dua gerbang tol pengganti, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama," ujar Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Irra Susiyanti dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Total sebanyak 71.955 kendaraan tersebut terdiri dari 40.304 kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama dan 31.651 kendaraan yang melewati GT Kalihurip Utama.

Irra menjelaskan, pada hari pertama operasi, terpantau kepadatan sempat terjadi di kedua GT tersebut yang diakibatkan oleh beberapa faktor.

"Pertama, komposisi non Golongan I meningkat signifikan menjadi 71 persen dari rata-rata kondisi normal yaitu 29 persen yang mendominasi jumlah kendaraan, mengingat sesuai dengan prediksi Jasa Marga, jelang pemberlakuan larangan truk melintas pada periode Lebaran 2019, pengusaha logistik mengejar jadwal pengiriman barang secara masif," katanya.

Di samping itu juga, lanjut Irra, pada hari Kamis, jumlah kendaraan angkutan barang biasanya meningkat tinggi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Kedua, banyaknya pengguna jalan yang memiliki saldo kurang pada uang elektronik saat transaksi di GT, bahkan juga ditemukan saldo Rp0, sehingga memperlambat waktu transaksi secara signifikan yang mengakibatkan antrean panjang kendaraan di GT," ujarnya.

Irra juga menambahkan faktor ketiga yakni banyaknya pengguna jalan yang bertanya tentang perubahan sistem transaksi dan pentarifan, terutama supir truk Kawasan Industri asal Karawang dan sekitarnya. Hal tersebut berdampak cukup signifikan mengurangi kapasitas transaksi gerbang sebesar 46 persen.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pengguna jalan di hari pertama beroperasi kedua GT pengganti GT Cikarang Utama tersebut.

Jasa Marga selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan, terutama menjelang periode arus mudik dan balik Lebaran 2019 dimana diharapkan dengan ditiadakannya titik GT utama lalu lintas dapat lebih lancar.

Melihat hal-hal tersebut di lapangan, sejak kemarin hingga hari ini, Jasa Marga melakukan perbaikan untuk GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama agar dapat melayani pengguna jalan dengan optimal.

Perbaikan-perbaikan itu, diantaranya dengan menambah proporsi jumlah gardu untuk kendaraan non Gol I, melengkapi EDC untuk layanan Top Up Perbankan lainnya di gerbang, menyediakan penjualan starter pack uang elektronik, serta menambah jumlah petugas pengumpul tol di lapangan dengan menggunakan Mobile Reader. Selain itu Jasa Marga juga bekerjasama dengan Bank Mandiri menambah mesin top up tunai.

Baca juga: Gerbang Tol pengganti Cikarang Utama segera dioperasikan
Baca juga: Jasa Marga pastikan GT Cikampek Utama selesai sebelum puncak mudik


One Way, gerbang tol Palimanan operasikan 26 gardu

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar