counter

Terminal Bus Mandala Rangkasbitung masih sepi pemudik

Terminal Bus Mandala Rangkasbitung masih sepi pemudik

Terminal bus mandala Rangkasbitung Kabupaten Lebak tampak sepi dan belum terlihat lonjakan pemudik baik kedatagan maupun keberangkatan untuk merayakan Lebaran di kampung halaman

Kami belum melihat lonjakan pemudik Lebaran 2019
Lebak (ANTARA) - Terminal Bus Mandala Rangkasbitung Kabupaten Lebak masih sepi pemudik baik kedatangan maupun keberangkatan penumpang yang hendak merayakan Lebaran 2019 di kampung halaman.

"Kami belum melihat lonjakan pemudik Lebaran 2019," kata Ujang, sopir bus jurusan Rangkasbitung-Kalideres di Lebak, Minggu.

Kemungkinan lonjakan jumlah pemudik Lebaran 2019 terjadi pada H-4 berdasarkan pengalaman tahun 2018. Selama ini, angkutan penumpang tampak sepi mulai keberangkatan dan kedatangan.

Ia menyebutkan sejak sepekan terakhir ini kebanyakan penumpang adalah  para karyawan dari Tangerang.

"Kami mengeluhkan sepinya penumpang pemudik Lebaran ini," katanya.

Begitu juga Suparman, sopir bus jurusan Rangkasbitung-Bandung. Ia memperkirakan penumpang pemudik mulai ramai pada H-3, karena pegawai sudah diliburkan dan menerima tunjangan hari raya (THR).

Saat ini belum terlihat penumpang yang lebih awal mudik untuk merayakan Lebaran 2019 di kampung halaman. Biasanya, kata dia, mereka para penumpang ada yang lebih awal mudik.

"Kami berharap mudik Lebaran 2019 ini lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

Kepala Terminal Bus Mandala Rangkasbitung Kabupaten Lebak Lina mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.

Pihaknya menyiapkan angkutan Lebaran 2019 dengan mengoperasikan ratusan bus untuk melayani jurusan Rangkasbitung-Cimone-Kalideres-Tajungpriuk-Cikarang-Bekasi-Bogor-Bandung.

Selain itu pihaknya akan melakukan uji kelaikan kendaraan juga pemeriksaan pengemudi dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian.

"Senin (27/5) semua bus akan menjalani pemeriksaan uji kendaraan mulai rem, lampu isyarat belok, persedian obat hingga ban. Jika ditemukan kendaraan tidak laik maka tidak boleh beroperasi melayani angkutan mudik Lebaran," katanya.

Baca juga: Pemprov Banten targetkan perbaikan jalur mudik selesai H-7 Lebaran

Baca juga: PHRI Banten optimistis pariwisata kembali bergairah setelah lebaran



 

Ratusan hektar sawah di Lebak mulai kekeringan

Pewarta: Mansyur Suryana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar