counter

Tenis

Soal serangan balasan, Nadal dan Djokovic paling unggul

Soal serangan balasan, Nadal dan Djokovic paling unggul

Petenis Spanyol Rafael Nadal memenangi Italia Open setelah mengalahkan petenis Serbia Novak Djokovic di Roma, Minggu (19/5/2019). Nadal juara setelah menang dengan skor 6-0 4-6 6-1. ANTARA FOTO/REUTERS/Matteo Ciambelli/pras.

Jakarta (ANTARA) - Novak Djokovic dan Rafael Nadal terbukti menjadi petenis yang cakap dalam membalas pukulan usai servis mereka dipatahkan lawan.

Kemampuan mereka menahan lawan untuk memperbesar keunggulan akan sangat berguna mengingat persaingan meraih peringkat teratas ATP mulai memanas di Roland Garros, Prancis.

Menurut laporan atptour.com, Senin, Nadal memimpin dalam permainan balasan ini dengan persentase 38,9 persen di musim ini.

Petenis Spanyol itu juga memimpin ATP Tour dalam kemenangan pertandingan ulang secara keseluruhan dengan persentase 37,6 persen, demikian Infosys ATP Scores & Stats.

Djokovic juga bisa dikatakan memiliki angka yang mirip dengan Nadal, dengan persentase balasan servis setelah dipatahkan lawan mencapai 36 persen pada tahun 2019.

Petenis Serbia ini sekarang menempati peringkat keempat di ATP Tour dengan memenangkan 33,1 persen dari permainan ulangnya.

Hanya empat pemain di Top 10 dari ATP Ranking yang berada di antara 35 pemain terbaik dalam memberikan pukulan balasan usai dipatahkan.

Dua pemain selain Nadal dan Djokovic adalah Kei Nishikori (peringkat tujuh dunia) dan juara bertahan Nitto ATP Finals, Alexander Zverev.

Nishikori berada di tempat keenam (30,9%), sementara Zverev berada di posisi ke-13 (26,1%).

Nishikori telah memenangkan 26,5 persen dari permainan ulangnya secara keseluruhan tahun ini, sementara Zverev telah mengklaim 28,7 persen di antaranya.

Memasuki Roland Garros, Roger Federer berada di peringkat ke-22 dalam pertandingan yang dimenangkannya pada 2019 dengan 24,3 persen.

Tetapi petenis Swiss berusia 37 tahun itu hanya 19 persen dalam persentase balasan servis, peringkat di luar Top 50 di ATP Tour.

Salah satu bintang terobosan musim lapangan tanah liat ini adalah petenis asal Chili Cristian Garin, yang merebut dua gelar ATP Tour pertamanya di Houston dan Munich.

Petenis berusia 22 tahun ini telah memenangkan 28,1 persen dari permainan ulangnya musim ini dan menjadi terbaik ke-12, serta memenangkan 32,8 persen dari pertandingan ulangnya.

Pemain lain yang telah memainkan tenis terbaik dalam kariernya pada tahun 2019 dan unggul dalam kategori ini adalah pemain kualifikasi 2018 Next Gen ATP Hubert Hurkacz.

Bintang Polandia yang akan menjadi lawan pertama Djokovic di putaran pertama Roland Garros ini berada di urutan ke-57 pada ATP Tour.

Ia memasuki turnamen ini dengan kemenangan pertandingan ulang 18,5 persen, namun balasan pukulan servisnya mencapai 23,9 persen.

Baca juga: Nadal hentikan Novak Djokovic untuk juarai Italia Open

Baca juga: Djokovic dan Nadal perebutkan posisi final dari petenis muda

Baca juga: Nadal ketatkan persaingan "Big Titles" dengan Djokovic dan Federer

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turnamen tenis jaring atlet PON 2020

Komentar