counter

French Open 2019

Cedera lengan, Kvitova mundur

Cedera lengan, Kvitova mundur

Dokumentasi - Petenis Republik Ceko Petra Kvitova melambaikan tangannya saat bertanding di turnamen tenis Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, beberapa waktu lalu. ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/cfo/aa

Saya sungguh kecewa karena harus mengumumkan pengunduran diri saya dari Roland Garros
Jakarta (ANTARA) - Unggulan keenam Petra Kvitova terpaksa mengundurkan diri dari turnamen tenis Grand Slam Perancis Open, Senin, lantaran mengalami cedera tangan hanya beberapa jam sebelum tampil di babak pertama menghadapi petenis Rumania Sorona Cirstea.

"Saya sungguh kecewa karena harus mengumumkan pengunduran diri saya dari Roland Garros," kata petenis asal Ceko itu melalui akun Twitter seperti dikutip Reuters.

"Saya merasa sakit di tangan sebelah kirm selama beberapa minggu dan tadi malam pemeriksaan MRI menyatakan adanya dua retakan yang bisa bertambah parah jika saya bermain," katanya.

Dengan mundurnya Kvitova, posisinya di babak pertama akan digantikan oleh petenis "lucky loser" Kaja Juvan dari Slovenia.

Kvitova, semifinalis di Perancis Open pada 2012, sebenarnya membuat sebuah awal yang cukup meyakinkan di lapangan tanah liat sepanjang musim kompetisi tahun ini dengan menjuarai turnamen di Stuttgart dan mencapai perempat-final di Madrid beberapa waktu lalu.

Tapi cedera betis kiri di babak ketiga di Roma mempengaruhi persiapannya menuju Perancis Open, arena tempat ia kembali bertanding pada 2017 setelah sempat vakum akibat insiden penikaman terhadap dirinya.

"Dua tahun lalu, saya kembali bermain di Roland Garros, jadi saya begitu sedih tidak bisa bermain disini tahun ini. Ini adalah keputusan sangat berat yang harus saya ambil," katanya menambahkan.

Baca juga: Cedera betis bayangi momentum Kvitova di Prancis Open

Baca juga: Kvitova raih gelar di Stuttgart

Baca juga: Kvitova: Osaka harus belajar atasi sifat pemalu

 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aa Gym imbau jaga keberkahan Ramadhan dari soal politik

Komentar