Buka puasa bersama anak yatim Jayapura digelar Korem 172/PWY

Buka puasa bersama anak yatim Jayapura digelar Korem 172/PWY

Danrem 172/PWY Kolonel (Inf) J Binsar P Sianipar (kemeja putih) saat memberkan bingkisan atau tali asih kepada anak yatim dan istri dari prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas pada acara buka puasa bersama dan peresmian lapangan tenis Cenderawasih di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/5/2019) (FOTO ANTARA/HO-Dok.Penrem 172/PWY)

Ada beberapa anggota yang telah meninggal dalam melaksanakan operasi di wilayah pegunungan. Kami memberikan perhatian, agar keluarga yang ditinggalkan merasa kuat dan tegar dan mereka tetap bagian dari kami
Jayapura (ANTARA) - Komando Resort Militer (Korem) 172/PWY menggelar buka puasa bersama dan pemberian tali asih kepada anak yatim dan keluarga di lingkungan setempat yang dipadukan dengan peresmian lapangan tenis Cenderawasih usai renovasi di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin.

Danrem 172/PWY Kolonel (Inf) J Binsar P Sianipar didampingi Dandim 1701/Jayapura Letkol (Inf ) Yohanis Parinussa usai kegiatan mengatakan pemberian tali asih itu diberikan kepada anak dan istri anggota TNI yang telah ditinggal suaminya karena gugur dalam melaksanakan tugas beberapa waktu lalu.

"Ada beberapa anggota yang telah meninggal dalam melaksanakan operasi di wilayah pegunungan. Kami memberikan perhatian, agar keluarga yang ditinggalkan merasa kuat dan tegar dan mereka tetap bagian dari kami," katanya.

Selain memberikan tali asih kepada anak yatim dan istri dari anggota yang gugur dalam medan tugas, kata Binsar, kegiatan tersebut juga dipadukan dengan peresmian lapangan tenis Cenderawasih yang telah selesai direnovasi.

"Jadi, hari ini kami resmikan lapagan tenis Cenderawasih yang baru saja direnovasi. Bersamaan itu, kami juga berikan perhatian kepada prajurit yang berprestasi dan juga juara dalam lomba internal yang kami gelar di lingkungan Korem 172/PWY," katanya.

Pada momentum itu, ia mengimbau kepada semua personel Korem 172/PWY agar tetap solid dan menjaga kedamaian selama bulan ramadhan dengan tidak melakukan kegiatan yang kurang terpuji, apalagi menjatuhkan martabat TNI.

"Kita melihat beberapa peristiwa belakangan ini, pemicunya adalah minuman keras, untuk itu jangan ada yang mengkonsumsinya. Point ini juga yang terus kami ingatkan, gaungkan kepada masyarakat agar menjauhinya, termasuk narkoba," katanya.

Minuman keras dan narkoba, menurut dia, sangat memberikan pengaruh dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, apalagi didaerah perbatasan RI-PNG, semakin hari semakin marik, dimana hampir setiap minggu para anggota Satgas Pamtas selalu menemukan ada saja oknum warga yang mencoba menyelundupkannya.

"Ini yang kita cegah, agar tidak membuat warga terpengaruh dengan barang haram tersebut. Harapannya semua pihak ikut peka dalam mengantisipasi hal ini," katanya.

Mengenai pemeriksaan urin dan darah terhadap para anggota yang ikut tes narkoba dan penyakit HIV/AIDS, Binsar mengakui hal itu sebagai bentuk dari kepedulian institusi untuk memastikan personelnya sehat dan terhindar dari penyakit yang mematikan itu.

"Iya, tadi ada tes HIV/AIDS dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Jayapura. Tes ini dibagi dalam dua gelombang, tadi siang gelombang pertama dan nanti usai lebaran ada lagi gelombang kedua untuk keluarga hingga ke kodim-kodim jajaran Korem 172/PWY," demikian J Binsar P Sianipar .


Baca juga: Hipmi Papua buka puasa bersama dengan narapidana di Lapas Abepura

Baca juga: Yonif 725/WRG buka puasa bersama warga perbatasan

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar