counter

Penyeberangan Amolengo-Labuan prediksi arus mudik H-5 lebaran

Penyeberangan Amolengo-Labuan prediksi arus mudik H-5 lebaran

Pelabuhan penyeberangan feri Amolengo (Konawe Selatan) menuju Labuan Bajo (Buton Utara) menjadi jalur alternatif paling efektif bagi warga Kota Kendari untuk ke Kota Baubau. (foto Antara/Azis Senong)

Sampai Rabu (29/5) belum ada tanda-tanda peningkatan pengguna jasa penyeberangan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat atau bus. Mungkin arus mudik terjadi H-5 Idul Fitri
Kendari (ANTARA) - Operator penyeberangan pelabuhan fery Amolengo (Kabupaten Konawe Selatan) - Labuanbajo (Kabupaten Buton Utara) memprediksi arus mudik terjadi H-5 lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M.

Kepala pelabuhan penyeberangan fery Amolengo - Labuanbajo Armin Malaka di Kendari, Rabu, mengatakan volume pengguna jasa penyeberangan saat ini masih berlangsung biasa-biasa atau normal.

"Sampai Rabu (29/5) belum ada tanda-tanda peningkatan pengguna jasa penyeberangan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat atau bus. Mungkin arus mudik terjadi H-5 Idul Fitri," kata Armin.

Pengguna jasa pelabuhan penyeberangan fery Amolengo - Labuanbajo untuk kendaraan roda dua setiap hari tercatat 400 unit, sedangkan kendaraan roda empat/enam mencapai 120 unit.

Ada pun harga tiket kapal feri ekonomi dewasa per orang Rp12.000 dan ekonomi anak per orang Rp6.000.

Sedangkan kendaraan golongan I per unit Rp6.000, kendaraan golongan II per unit Rp18.000, kendaraan golongan III per unit Rp63.000 dan kendaraan golongan IV (kosong) per unit Rp165 ribu.

Kendaraan golongan V (kosong) per unit Rp225.000, kendaraan golongan VI (kosong) per unit Rp310.000 9. kendaraan golongan VII (kosong) per unit Rp900.000, kendaraan golongan VIII (kosong) per unit Rp1.225.000, hewan per ton, per meter kubik dan per ekor Rp14.000.

Sementara jadwal operasi, yakni trip 1 dari pelabuhan Labuan pukul 08.00 Wita, trip 2 dari pelabuhan Amolengo pukul 10.00 Wita, trip 3 dari pelabuhan Labuan pukul 13.00 Wita dan trip 4 dari pelabuhan Amolengo pukul 16.00 Wita.

"Kalau suasana mudik lebaran jadwal angkutan penyeberangan kapal disesuaikan dengan permintaan calon penumpang atau kendaraan. Prinsipnya tidak boleh ada calon penumpang tertinggal di pelabuhan," kata Armin.

Baca juga: BNN Tulungagung periksa urine awak angkutan Lebaran
Baca juga: Wali Kota Bandarlampung minta masyarakat waspada saat mudik
Baca juga: Tiket pesawat mahal, penumpang bus Pekanbaru-Medan naik 30 persen
Baca juga: Kementerian PUPR yakini kondisi jalan nasional siap dilalui pemudik
Baca juga: ASDP Merak imbau pemudik menyeberang siang hari

Pewarta: Sarjono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hingga H+15 Lebaran penumpang di Pelabuhan Trisakti naik signifikan

Komentar