counter

Pemkot Pariaman promosikan pariwisata ke tingkat Asia Pasifik

Pemkot Pariaman promosikan pariwisata ke tingkat Asia Pasifik

Seorang wisatawan berjalan di pasir Pulau Ansoduo, Pariaman, Sumbar, Selasa (5/11). Pemerintah Kota setempat menetapkan beberapa pulau di daerah itu sebagai salah satu kawasan konservasi guna mengembalikan fungsi alam sebagai rumah yang aman bagi makhluk hidup. Di pulau-pulau itu, Pemkot setempat terus mengupayakan pelestarian koral dan terumbu karang. antarasumbar/Wahdi Septiawan/Maril/13

Pariaman, (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mempromosikan potensi wisata di daerah itu hingga ke tingkat Asia Fasifik melalui The 33rd TOP Executive Committee Meeting yang dilaksanakan pada Rabu (29/5) di Jakarta.

"Pariaman merupakan anggota baru dalam Organisasi Promosi Pariwisata Asia Pasifik ini," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan tujuan dari keikutsertaan daerah itu dalam komite tersebut yaitu untuk mempromosikan wisata dan kearifan lokal yang ada di Kota Pariaman ke pasar pariwisata global.

Oleh karena itu, lanjutnya di hadapan sejumlah anggota delegasi negara-negara Asia Pasifik yang tergabung dalam organisasi promosi pariwisata tersebut Genius mempresentasikan potensi pariwisata Kota Pariaman serta aspek pendukungnya.

Ia berharap melalui promosi tersebut maka Kota Pariaman bisa menjadi daerah tujuan wisata dunia khususnya kawasan Asia Pasifik.

"Pariwisata Kota Pariaman makin dikenal dan jumlah kunjungan wisatawan meningkat," katanya.

Ia menyampaikan dengan meningkatnya jumlah kunjungan tersebut maka dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kota Pariaman.

Namun ia meminta masyarakat di daerah itu juga mempersiapkan diri baik dalam hal kemampuan berbahasa Inggris maupun kualitas pelayanan terhadap wisatawan.

Saat ini Kota Pariaman memiliki sejumlah objek wisata bahari unggulan yaitu mulai dari Pulau Angso Duo, Pulau Tangah dan Pulau Kasiak, hingga Pantai Gandoriah, Pantai Cermin, dan Pantai Kata.

Tidak hanya itu, daerah itu juga memiliki objek wisata budaya yaitu Tabuik yang dapat menarik ribuan wisatawan ke daerah itu.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar