Gubernur Kalsel : Mudik gratis untuk tekan angka kecelakaan

Gubernur Kalsel : Mudik gratis untuk tekan angka kecelakaan

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melepas peserta mudik gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (30/5) dari Banjarmasin ke berbagai daerah di Kalsel. (Antaranews Kalsel/Humpro kalsel)

Banjarmasin (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan program mudik gratis yang baru pertama dilaksanakan di Kalimantan Selatan ini sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang biasanya meningkat saat Lebaran Idul Fitri.

Menurut Gubernur usai pelepasan sekitar 500 orang peserta mudik gratis yang telah mendaftar melalui whatsapp melalui Biro Umum Pemprov Kalsel di Banjarmasin Kamis, saat ini banyak masyarakat memilih mudik dengan sepeda motor.

Hal itu tentu membahayakan, apalagi bila satu sepeda motor dimuati lebih dari tiga orang ditambah dengan seluruh barang bawaan untuk perlengkapan Lebaran Idul Fitri di kampung halaman.

Mengatasi hal tersebut, akhirnya Pemerintah Provinsi menyiapkan sekitar 50 armada berupa HIS yang mampu mengangkut 16 orang per armada dan 10 bus.

"Sasaran program mudik gratis ini adalah para pemudik yang biasa memanfaatkan kendaraan roda dua, untuk bisa pulang kampung dengan alasan menghemat biaya," katanya.

Program mudik gratis ini, tambah Gubernur, sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintahan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama diperjalanan menuju kampung halamannya untuk merayakan lebaran.

Program layanan mudik gratis "Bulik Kampung Wan Paman Birin" ini disambut antusias oleh masyarakat yang berada di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Melalui program ini, pemerintah siap mengantarkan para pemudik menuju berbagai wilayah di Kalimantan Selatan, pada Kamis 30 Mei dan 2 Juni 2019.
Gubernru Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melepas peserta mudik gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (30/5) dari Banjarmasin ke berbagai daerah di Kalsel. (Antaranews Kalsel/Humpro kalsel)

Mudik gratis yang diberangkatkan dari Siring Tugu Nol Kilometer Banjarmasin dan Balai Kota Banjarbaru, dibagi dalam dua tahap keberangkatan.

Kepala Biro Umum Pemprov Kalsel, Rusli mengatakan, kendati sosialisasi mudik gratis hanya satu minggu, namun cukup banyak yang mendaftar.

Menurut Rusli, tujuan paling banyak untuk Kotabaru dan Tanah Bumbu yang merupakan wilayah cukup jauh dari Banjarmasin.

Total wilayah yang dilayani sebanyak sembilan kabupaten dari 13 kabupaten. Sisanya karena lokasinya cukup dekat dari Banjarmasin, sehingga tidak disiapkan armada mudik gratis.

Salah seorang peserta mudik gratis tujuan Kotabaru, Siti khusniah mengaku setiap tahunnya harus mudik menggunakan layanan travel.

Namun, dengan adanya program Bulik Kampung Wan Paman Birin" ini, selain menghemat biaya, menurutnya juga memberikan rasa aman dalam perjalanan.

"Ya alhamdulillah Paman Birin mau menyediakan kami untuk gratis ya Alhamdulillah, senang bisa mendapatkan gratis tanpa biaya, baru tahun ini alhamdulillah sangat membantu," katanya.

Tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti program mudik gratis ini, hanya mendaftar melalui aplikasi whatsapp atau cukup datang langsung ke lokasi pemberangkatan untuk mendaftarkan diri.

Diharapkan bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua untuk mengikuti program ini supaya aman dalam perjalanan.
 

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden usulkan hari pengganti mudik hingga tempat wisata gratis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar