Pergerakan angkutan di Bandara Internasional Kualanamu capai 619 unit

Pergerakan angkutan di Bandara Internasional Kualanamu capai 619 unit

Pergerakan penumpang di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (31/5). (Antara Sumut/Foto Munawar.)

Kedatangan pesawat domestik mencapai 463 pesawat dan keberangkatan 550 pesawat, serta jumlah seluruhnya 1.013 pesawat.
Medan (ANTARA) - Pergerakan angkutan pesawat terbang di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, mencapai jumlah 619 unit pada Jumat (31/5) hingga pukul 18.00 WIB atau H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H Tahun 2019.

Humas PT Angkasa Pura II (Persero) Wisnu Budi Setianto di Kualanamu, Jumat (31/5), mengatakan dari jumlah 619 pesawat terbang domestik itu, yakni 260 unit kedatangan dan 359 unit keberangkatan.

Sedangkan pesawat internasional, jelasnya, kedatangan mencapai 55 unit, dan keberangkatan 73 pesawat terbang.

"Jadi, jumlah seluruhnya pesawat domestik dan pesawat internasional pada hari ini, mencapai 128 pesawat," ujar Wisnu.

Sebelumnya, pergerakan angkutan pesawat terbang di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (30/5) atau H-6 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H Tahun 2019, cukup aman, lancar dan tidak ada kendala.

Kedatangan pesawat domestik mencapai 463 pesawat dan keberangkatan 550 pesawat, serta jumlah seluruhnya 1.013 pesawat.

Sedangkan pesawat internasional, kedatangan mencapai 82 pesawat dan keberangkatan 103 pesawat.

Jumlah seluruhnya mampu mencapai 185 pesawat terbang.

Seluruh pesawat terbang digunakan untuk angkutan mudik Lebaran bagi masyarakat dan juga keperluan jasa lainnya yang digunakan konsumen.

Seluruh pergerakan pesawat terbang sejak dari H-6 menjelang lebaran hingga H+7 usai Idul Fitri 1440 H, diharapkan tetap berjalan aman, lancar dan tidak ada hambatan.

Sementara, dari segi fasilitas dan infrastruktur Bandar Udara Internasional Kualanamu mampu melayani pendaratan dan penerbangan pesawat berbadan besar, yakni Airbus A380 dan pesawat sejenisnya.

Bandara Internasional Kualanamu juga mampu menampung 35 pergerakan pesawat per jam. Namun saat ini baru melayani 22 pergerakan per jam.

Saat Lebaran bisa meningkat hingga 24 -25 pergerakan, jadi sebenarnya slot masih terbuka lebar bagi airlines yang berencana menambah penerbangannya ke Bandara Kualanamu. Hal itu, sejalan dengan program PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara.
 

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kominfo Sumut ingatkan agar hati-hati sebar berita

Komentar