Demokrat: Ani Yudhoyono sosok pemberi semangat bagi partai

Demokrat: Ani Yudhoyono sosok pemberi semangat bagi partai

Sejumlah pelayat berdoa saat upacara pemakaman istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Bogor (ANTARA) - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Andi Arief mengenang sosok Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono sebagai orang mampu membangkitkan dan mendorong semangat bagi partai terutama bagi Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ibu Ani di partai seperti generator yang membangkitkan, mendorong dan memberi semangat bagi Demokrat terutama pada Pak SBY tapi bukan orang yang intervensi kebijakan partai," kata Andi Arief di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Senin.

Andi mencontohkan, Ani mencatat dengan rinci dan mengingatkan kepada SBY tentang apa yang tertuang dalam Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) ketika ada perdebatan dalam rapat.

Dia menilai apa yang dilakukan Ani sebagai komitmen terhadap apa yang sudah dibicarakan dan diatur partai.

"Peran Ibu Ani sangat sentral, termasuk untuk Pak SBY, sentral bukan orang yang ikut campur dan mengontrol partai namun memberi semangat, ini yang jarang dimiliki orang lain," ujarnya.

Andi mengatakan dirinya mengenal Ani Yudhoyono selama 16 tahun, dan dirinya menilai Ani sebagai sosok wanita yang memiliki ketegaran, keteguhan dan menjaga agar sesuatu agar tetap dalam garis lurus.

Sebelumnya, Istri presiden RI ke-6 Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono meninggal dunia dalam perawatan di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu (1/6) siang.

Ani Yudhoyono meninggal saat menjalani perawatan sakit kanker darah di NUH, Singapura.

Jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta, pada Minggu (2/6) siang.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Detik-detik sebelum Ani Yudhoyono wafat

Komentar