Sultan Hamengkubuwono X Dianugerahi People Of The Year 2007

Jakarta (ANTARA News) - Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dianugrahi penghargaan People Of The Year 2007 di bidang politik versi Harian Seputar Indonesia, di Jakarta, Rabu malam. Selain Sultan, ada juga Sri Mulyani, Taufiequrachman Ruki, dan Sardono W Kusumo. Sri Mulyani mendapat Anugrah People Of The Year 2007 di bidang ekonomi, Taufiqurahman Ruki di bidang Hukum, dan Sardono W Kusumo di bidang budaya. Sultan dipandang sebagai tokoh yang dekat dengan rakyat, berani dan dianggap sebagai salah seorang penggerak reformasi untuk mendorong transisi Indonesia menuju masyarakat demokratis. Taufiequrachman Ruki, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikenal teguh dalam sikapnya yang antisuap. Pernyataannya yang pernah ia sampaikan adalah "`Duit` (uang) saya tidak `doyan`, fasilitas tidak `gua` (saya) makan, santet juga tidak mempan," katanya. "Mereka punya keberanian untuk melakukan perubahan sejarah Indonesia," kata Pimpinan Umum Harian Seputar Indonesia Hary Tanoesoedibjo. Plakat sindo people of the year 2007 diberikan langsung Hary Tanoesoedibjo. Saat Ruki menerima plakat, dirinya justru mengaku bahwa ada yang lebih pantas untuk menerimanya. Kemudian Ruki memanggil kedua temannya untuk naik ke panggung dan menyerahkan plakat tersebut. Kedua teman Ruki tersebut yakni, Feri Wibisono (Direktur Penuntutan) dan Ade Rahardjo (Direktur Penyidikan). Ia mengaku bahwa selama menjadi Ketua KPK, dirinya tidak bekerja sendiri, namun bersama dengan yang lain. Acara itu, dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional seperti Menkominfo M.Nuh, mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Syaifullah Yusuf, mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pengamat politik Arbi Sanit, dan lainnya. Acara diramaikan penyanyi Sarah Idol dan Mike Idol yang diiringi musik Band Balawan dengan pembawa acara Helmy Yahya. Ajang people of the year (POTY) versi Sindo diawali pada tahun 2005 dan hasilnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai POTY bidang politik, Kapolri Jenderal Pol Sutanto bidang hukum, dan KH Abdullah Gymnastiar (AaGym) bidang agama. Tahun 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih tetap menyandang POTY bidang hukum dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto di bidang hukum, kemudian Kwik Kian Gie untuk kategori ekonomi, dan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) katergori budaya.(*)

Editor: Heru Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2008

Komentar