Pantai Ujung Pandaran Kotim masih menjadi favorit wisatawan

Pantai Ujung Pandaran Kotim masih menjadi favorit wisatawan

Antrean pengunjung terjadi di pintu gerbang objek wisata Pantai Ujung Pandaran pada Kamis (6/6/2019) atau sehari setelah lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. (Istimewa)

Pengunjung yang datang umumnya merupakan rombongan keluarga atau kelompok pemuda. Beberapa dari mereka diperkirakan ada yang akan bermalam di pantai, terlihat dari tenda-tenda yang mereka dirikan untuk bersantai
Sampit (ANTARA) - Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit masih menjadi favorit bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, untuk berwisata mengisi libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Hari ini mulai terlihat lonjakan pengunjung. Diperkirakan ada ribuan pengunjung yang datang ke Pantai Ujung Pandaran," kata Kepala Desa Ujung Pandaran Aswin Nor di Sampit, Kamis.

Pantai Ujung Pandaran terletak sekitar 85 kilometer di selatan pusat Kota Sampit ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur. Setiap libur lebaran seperti sekarang ini, pantai yang menghadap ke laut Jawa itu selalu dipadati hingga puluhan ribu wisatawan yang berasal dari kabupaten ini dan beberapa daerah di Kalimantan Tengah.

Kondisi sebagian jalan yang masih rusak tidak menyurutkan masyarakat untuk berwisata ke pantai tersebut. Sehari setelah lebaran, pantai yang terletak di sisi ruas jalan penghubung Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Seruyan itu mulai dipadati pengunjung.

Pengunjung yang datang umumnya merupakan rombongan keluarga atau kelompok pemuda. Beberapa dari mereka diperkirakan ada yang akan bermalam di pantai, terlihat dari tenda-tenda yang mereka dirikan untuk bersantai.

Sebagian pengunjung ada yang bersantai di area wisata yang disiapkan pemerintah daerah, namun ada pula yang memilih menyewa penginapan yang sudah banyak tersedia di pantai tersebut. Meski harus mengeluarkan biaya namun mereka tidak perlu repot karena tersedia tempat menginap dan fasilitas lain seperti kamar mandi dan kantin.

Ramainya pengunjung Pantai Ujung Pandaran membawa berkah bagi warga setempat yang sebagian besar merupakan nelayan. Warga desa bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kegiatan usaha seperti berjualan makanan, jasa parkir dan lainnya.

Berdasarkan data pihak Kecamatan Teluk Sampit, jumlah pengunjung Pantai Ujung Pandaran hari ini lebih dari 10.000 orang. Jumlah itu baru berdasarkan data dari pengelola penginapan-penginapan yang ada di pantai itu, belum termasuk pengunjung yang bersantai di area yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, Polres Kotawaringin Timur sudah mengantisipasi lonjakan wisatawan dengan mendirikan pos pengamanan di kawasan objek wisata tersebut.

Selain untuk menekan potensi tindak kejahatan, keberadaan polisi juga untuk membantu mengatur kelancaran lalu lintas dan ketertiban wisatawan yang berkunjung ke pantai itu.

"Objek wisata, khususnya Pantai Ujung Pandaran juga menjadi perhatian kami dalam pengamanan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung ke objek wisata tersebut," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kepala Bagian Operasional AKP Boni Ariefianto.

Wisatawan diminta selalu berhati-hati saat di perjalanan maupun di lokasi objek wisata. Pengunjung yang mandi di pantai diharapkan lebih waspada, apalagi saat ini cuaca buruk dan gelombang tinggi sering terjadi.

Pewarta: Kasriadi/Norjani
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar