counter

UEFA Nations League

Bernardo Silva tak ingat siapa pengirim umpan kunci sebelum gol Guedes

Bernardo Silva tak ingat siapa pengirim umpan kunci sebelum gol Guedes

Gelandang tim nasional Portugal Bernardo Silva berpose meletakkan trofi UEFA Nations League di atas kepalanya seusai menjadi juara dengan menundukkan Belanda 1-0 dalam partai final di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Minggu (9/6/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Carl Recine)

Jakarta (ANTARA) - Gelandang tim nasional Portugal Bernardo Silva menjadi sosok penting dengan mengirimkan assist untuk gol Goncalo Guedes yang menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Belanda dalam final UEFA Nations League, namun ia mengaku tak ingat siapa yang lebih dulu memberikan umpan kunci kepadanya.

Bernardo Silva tak sadar bahwa Guedes sendiri lah yang mengirimkan bola tersebut dalam laga yang berlangsung di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Senin dini hari WIB.

Usai menerima operan dari Guedes di sisi kiri, pemain Manchester City itu bergerak merangsek dan memancing para pemain bertahan Belanda, untuk kemudian mengirimkan umpan tarik kembali kepada Guedes yang mengonversinya menjadi gol semata wayang.

"Saya tidak ingat siapa yang mengirimkan bola kepada saya, namun itu adalah operan yang bagus. Saya mendengar Guedes berteriak "Bernardo!". Saya tidak benar-benar melihat di mana ia berada namun saya menggulirkan bola kepadanya dan senang ia melakukan penyelesaian yang bagus," kata Bernardo Silva seperti dilansir laman resmi UEFA.

Baca juga: Portugal juarai UEFA Nations League setelah menang tipis atas Belanda

Kesuksesan Bernardo Silva meraih gelar juara bersama timnas menjadi semakin istimewa, karena ia absen memperkuat timnas akibat cedera pada Piala Eropa 2016.

"Saya sangat gembira, sangat bangga. Ini adalah gelar pertama saya bersama negara saya. Saya begitu gembira untuk mengakhiri musim dengan cara ini, dengan orang-orang fantastis yang telah membantu kami," tutur mantan pemain AS Monaco itu.

Baca juga: Trofi UEFA Nations League jadi kado manis Hari Nasional Portugal

Baca juga: Kekalahan di final perburuk rekam jejak Belanda kontra Portugal

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar