counter

Kalimantan juga pernah alami delapan kali gempa sejak tahun 1921

Kalimantan juga pernah alami delapan kali gempa sejak tahun 1921

Ilustrasi. Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Rahmat Hidayat yang juga Kepala Biro LKBN ANTARA Kalteng (kanan) menerima uang hasil donasi yang dikumpulkan para admin medsos untuk korban gempa di Sulteng. (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Jakarta (ANTARA) - Berdasarkan data katalog gempa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pulau Kalimantan juga pernah mengalami delapan kali gempa bumi dengan kekuatan signifikan yang berdampak kerusakan terjadi  tahun 1921 di wilayah Kalimantan Timur.

Beberapa kejadian gempa dengan kekuatan signifikan bahkan menyebabkan tsunami dan merusak yang terjadi di Pulau Kalimantan," kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan pada 14 Mei 1921 terjadi gempa dan tsunami Sangkulirang Kalimantan Timur. Dampak gempa Sangkulirang dilaporkan memiliki skala intensitas VII-VIII MMI, yang artinya banyak bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Gempa kuat tersebut diikuti terjangan tsunami yang mengakibatkan kerusakan di sepanjang pantai dan muara sungai di Sangkulirang, Kalimantan Timur.

Gempa Tarakan Kalimantan Timur 19 April 1923 dilaporkan memiliki kekuatan magnitudo 7,0. Dampak guncangannya mencapai skala intensitas VII-VIII MMI yang artinya banyak bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Gempa ini menyebabkan banyak kerusakan bangunan rumah dan rekahan tanah.

Gempa Tarakan Kalimantan Timur pada 14 Februari 1925. Guncangan gempa ini dilaporkan sangat kuat mencapai skala intensitas VI-VII MMI hingga menyebabkan kerusakan banyak bangunan rumah di Tarakan.

Gempa Tarakan Kalimantan Timur pada 28 Februari 1936. Gempa kuat yang ketiga kalinya ini terjadi dengan magnitudo 6,5. Gempa ini juga dilaporkan menimbulkan kerusakan bangunan rumah.

Gempa Pulau Laut Kalimantan Selatan pada 5 Februari 2008 berkekuatan magnitudo 5,8 dirasakan guncangannya cukup kuat di Pulau Laut, Pulau Sebuku, Pulau Sembilan, Pagatan dan Batulicin.

Gempa Tarakan Kalimantan Timur pada 21 Desember 2015. Gempa ini memiliki magnitudo 6,1. Pusat gempa terletak di laut dengan jarak 29 km arah timur laut Tarakan. Gempa ini merusak banyak bangunan rumah dengan aktivitas gempa susulan mencapai sebanyak 16 kali.

Gempa Kendawangan Kalimantan Barat 24 Juni 2016. Kali ini, gempa melanda wilayah Kalimantan Barat. Gempa dengan magnitudo cukup signifikan magnitudo 5,1 ini menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan.

Gempa Katingan Kalimantan Tengah 14 Juli 2018. Gempa dengan magnitudo 4,2 ini guncangannya dirasakan di daerah Katingan, Kasongan, Batutinggi, dan Bengkuang dengan skala intensitas III-IV MMI. Gempa ini dilaporkan menyebabkan satu rumah rusak ringan.

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kepala BMKG, lokasi ibu kota baru dari segi kegempaan paling stabil

Komentar