Jasa Raharja: Santunan kecelakaan turun 72 persen pada Lebaran 2019

Jasa Raharja: Santunan kecelakaan turun 72 persen pada Lebaran 2019

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo (kiri) dan Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding di Jakarta, Selasa (11/6/2019). (ANTARA/Aji Cakti)

Santunan Jasa Raharja hingga H+5 lebaran 2019 menurun, karena memang kita ketahui bahwa angka kecelakaan tahun ini secara nasional juga menurun
Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Raharja (Persero) mengungkapkan total santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan selama periode H-7 hingga H+5 Lebaran tahun ini mengalami penurunan 72,83 persen.

"Santunan Jasa Raharja hingga H+5 lebaran 2019 menurun, karena memang kita ketahui bahwa angka kecelakaan tahun ini secara nasional juga menurun, di mana kurang lebih terdapat penurunan 64 persen. Ini berdampak pada penyerahan santunan atau korban-korban kecelakaan yang akan kami serahkan santunannya, dan itu penurunannya selama periode H-7 sampai dengan H+5 secara keseluruhan 72,83 persen," ujar Direktur Utama (Dirut) Jasa Raharja Budi Rahardjo di Jakarta, Selasa.

Selama periode H-7 sampai dengan H+5 atau tanggal 29 Mei 2019 hingga 11 Juni 2019, Jasa Raharja menyerahkan total santunan sebesar Rp30,3 miliar bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan.

Menurut Budi, nilai ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018. "Kami sampaikan bahwa tahun ini mengalami penurunan 72,83 persen dibandingkan tahun lalu, sehingga kalau tahun lalu itu sampai dengan H+5 dalam periode yang sama kurang lebih total santunan yang diberikan mencapai Rp111,8 miliar yang kita selesaikan," katanya.

Dirut Jasa Raharja tersebut juga menambahkan bahwa penurunan santunan kecelakaan selama Lebaran tahun ini didukung oleh sejumlah faktor seperti kesadaran masyarakat yang semakin baik dalam berlalu lintas dan peran para pemangku kepentingan yang sukses mengatur dan mengendalikan lalu lintas selama Lebaran.

"Ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat sudah semakin baik dalam berlalu lintas, kemudian para pemangku kepentingan dalam hal ini aparat kepolisian, Kementerian Perhubungan,serta para pihak yang lain itu betul-betul bisa mengatur dan masyarakat yang diatur ini juga mau sehingga semua bisa berjalan dengan baik," tutur Budi Rahardjo

Selain itu, menurut dia, faktor infrastruktur yang sudah semakin membaik dimana Palembang dan Lampung hingga ke Probolinggo, Jawa Timur sudah bisa dilalui jalan tol juga turut berperan dalam menurunkan angka santunan korban kecelakaan hingga H+5 Lebaran tahun ini.

"Ini sangat bermanfaat dan juga pengaturan yang baik dari pemerintah dalam hal ini oleh pihak kepolisian dan kemenhub, termasuk di jalan-jalan arterinya juga semua terkendali," katanya.

Baca juga: Jasa Raharja Lhokseumawe bayar santunan kecelakaan selama masa Lebaran
Baca juga: Jasa Raharja imbau pemudik utamakan keselamatan

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jasa Raharja: 2019, santunan kecelakaan di Sultra naik 8,02 persen

Komentar