Jakarta (ANTARA) - Salah satu atlet tenis putri junior pelatnas Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI) Deria Nur Haliza mengaku memiliki keinginan untuk mengikuti langkah pemain tenis putri legendaris tanah air Yayuk Basuki.

“Yayuk Basuki itu legend. Pastinya akan bangga sekali rasanya kalau bisa sampai ke titik itu (menjadi legenda). Saya ingin bisa mengikuti langkahnya,” kata Deria usai menjalani sesi latihan di lapangan tenis yang berlokasi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu.

Meskipun demikian, perempuan yang kini berusia 22 tahun itu pun menyadari bahwa untuk dapat menjadi petenis legendaris seperti halnya Yayuk Basuki itu bukanlah sebuah cita-cita atau keinginan yang mudah diwujudkan.

“Untuk bisa sampai ke titik itu (menjadi legenda) pastinya susah, tidak gampang. Tapi saya ingin sekali mengikuti langkahnya, meskipun ya, begitu, lumayan susah,” ujar Deria.

Sementara itu, berkaitan dengan pelaksanaan SEA Games 2019 di Filipina pada 30 November hingga 11 Desember 2019 nanti, petenis kelahiran Grobogan, Jawa Tengah itu berharap bisa masuk ke dalam tim inti dan menyumbangkan kemenangan untuk Indonesia.

“Yang pasti, pertama-tama saya berharap bisa lolos seleksi dan masuk tim untuk SEA Games. Kemudian, bisa memenangkan setiap pertandingan dan menyumbang emas kemenangan untuk Indonesia,” tutur Deria.

Lebih lanjut, dalam ajang multi cabang olahraga tersebut, dia mengaku lebih fokus untuk bermain di nomor tunggal putri. Akan tetapi, dia juga mengaku siap apabila sewaktu-waktu diturunkan di nomor pertandingan lainnya, ganda putri atau ganda campuran.

“Fokus saya sebetulnya lebih ke nomor tunggal putri. Akan tetapi, bermain di nomor apa saja bagi saya tidak apa-apa, tidak ada masalah, yang penting fokusnya tetap ke SEA Games, dan latihan harus jalan terus,” ungkap Deria.

Dia menambahkan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk SEA Games sudah dimulai sejak 20 Mei 2019 dan masih terus berlangsung hingga kini. Latihan dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat dan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi mulai pukul 09.30-12.00 WIB dan sesi sore mulai pukul 15.30-18.00 WIB.

Baca juga: Tenis ganda putri Indonesia sisakan Joleta/Deria
Baca juga: Laju Deria terhenti di semifinal


Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2019