counter

Mahasiswa UNS sabet penghargaan MUN

Mahasiswa UNS sabet penghargaan MUN

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta atas nama Muflih Dwi Fikri berhasil menyabet penghargaan internasional bertajuk Model United Nations (MUN). (Foto: dokumentasi UNS)

Solo (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta atas nama Muflih Dwi Fikri berhasil menyabet penghargaan internasional bertajuk Model United Nations (MUN), yaitu sebuah simulasi sidang internasional dengan perwakilan berbagai negara di dunia. "Saya berhasil memenangkan penghargaan 'The Most Outstanding Delegates' di Paris International Model United Nations," katanya di Solo, Kamis.

Pada kompetisi yang dihadiri oleh lebih dari 500 delegasi dari 34 negara tersebut tersebut, ia mendapatkan jatah untuk merepresentasikan United States of America" di Chamber Social Culture and Humanitarian (SOCHUM) yang membahas tentang The Minorities Right With Special Emphasis to Uighur Muslim.

Ia mengatakan sejak tahun 2017, tidak kurang dari 10 acara MUN yang telah diikutinya. Ia mengaku ketertarikannya terhadap MUN bermula dari ospek jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNS. "Saya sebelumnya juga pernah memperoleh penghargaan lain di Kompetisi MUN ini," katanya.

Ia mengatakan beberapa penghargaan lain di antaranya menjadi "The Most Outstanding Delegate" di Surakarta International MUN tahun 2017, Justicia MUN tahun 2018, dan ABIRAMA Model United Nations tahun 2018. "Pasa dasarnya kegiatan ini bermanfaat untuk mengasah kemampuan saya dalam berdiplomasi dan bernegosiasi," katanya.

Selain itu, dengan terlibat dalam kompetisi tersebut ia menjadi terus mengikuti perkembangan isu terkini internasional. "Mengikuti berbagai acara MUN membuat saya bertemu banyak orang yang menginspirasi saya untuk lebih baik. Saya juga jadi mengerti perkembangan isu internasional dari berbagai negara di dunia," katanya.*


Baca juga: UNS ingatkan lulusan siap hadapi era industri 4.0

Baca juga: Indonesia borong medali dari kompetisi inovasi Shanghai

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar