counter

Pemerintah ingin tingkatkan kerja sama riset dengan China

Pemerintah ingin tingkatkan kerja sama riset dengan China

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir berbicara kepada wartawan di sela pelepasan mahasiswa Indonesia yang akan mengunjungi China pada 15-21 Juni 2019 di Tangerang, Banten, Jumat (14/6). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Tangerang (ANTARA) - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan pemerintah ingin meningkatkan kerja sama dengan pemerintah China dalam bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi.

"Kita punya hubungan dengan China itu kan sudah lama, sekarang kita ingin meningkatkan bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi. Karena saya membawahi kementerian di bidang itu, saya punya tujuh juta mahasiswa, oleh karena itu mahasiswa tujuh juta ini bagaimana bisa berkolaborasi dengan China," katanya di sela acara pelepasan delegasi mahasiswa Indonesia ke China di Tangerang, Banten, Jumat.

Nasir mengatakan mahasiswa Indonesia bisa mempelajari peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kinerja dari China.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi berupaya memperkuat sumber daya manusia Indonesia antara lain melalui kerja sama dengan negara lain, termasuk pertukaran dan pengiriman mahasiswa.

Menteri Mohamad Nasir melepas 45 anggota delegasi mahasiswa Indonesia yang akan melaksanakan kunjungan ke China selama 15-21 Juni 2019.

Program kunjungan itu antara lain ditujukan untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan teknologi China kepada mahasiswa dan mahasiswi Indonesia.

Selain itu, selama kunjungan para peserta diharapkan memperoleh wawasan dan pengetahuan serta mempelajari berbagai hal yang berguna untuk mendukung kemajuan diri sendiri dan bangsa.

Baca juga:
Menristekdikti lepas 45 delegasi mahasiswa Indonesia ke China
Wapres saksikan penandatangan 23 MoU Indonesia-China
RI-China sepakati kerja sama riset teknologi kereta cepat

 

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menristekdikti kenalkan 35 inovator diaspora Indonesia ke Presiden

Komentar