counter

Ma'ruf Amin hadiri haul 51 tahun Pendiri Alkhairaat di Palu

Ma'ruf Amin hadiri haul 51 tahun Pendiri Alkhairaat di Palu

Masyarakat beramai-ramai mengisi tempat yang di sediakan oleh panitia pada Haul 51 Tahun Pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri, di Palu, Jumat malam. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Calon Wakil Presiden RI, Prof KH Ma'ruf Amin akan menghadiri Haul ke 51 Tahun Pendiri Pendidikan Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu.

Saat ini,  KH Ma'ruf Amin telah berada di Kota Palu. Ketua Umum MUI Pusat ini tiba di Kota Palu, Jumat sekitar pukul 17.15 Wita lewat Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri.

Sis Aljufri merupakan nama dari Pendiri Alkhairaat atau Guru Tua, yang digunakan sebagai nama Bandar Udara Mutiara.

Hari ini, seluruh murid  Abnaulkhairaat dan masyarakat dari berbagai penjuru daerah mengenang kembali Guru Tua dalam masa dan perjuangannya di Sulawesi Tengah dan Kawasan Timur Indonesia.

"Agenda pertama kedatangan ke sini (Palu) untuk menghadiri kegiatan Haul Guru Tua di Alkhairaat, kemudian siangnya habis dzuhur dilakukan peletakan batu pertama Islamic Centre di Sigi," kata KH Ma’ruf Amin kepada wartawan di kediaman Bendahara DPP Nasdem Ahmad M Ali, di Jalan Swadaya Kota Palu, Jumat malam.

Ma'ruf Amin, saat tiba Bandara Mutiara Sis Aljufri, di sambut oleh tokoh-tokoh agama, Alkhairaat, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat dan ulama.

Dari bandara, Ma'ruf Amin menuju Kediaman Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad M Ali. Kemudian, melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat ia menginap di Palu, sekaligus menghadiri Halal Bi Halal MUI dan Alkhairaat.

Sabtu pagi,  Ma'ruf Amin akan menuju Kediaman Cucu Guru Tua, Habib Sayyid Saggaf Bin Muhammad Aljufri.
Selanjutnya Ma'ruf Amin dan Habib Saggaf Aljufri bersama-sama menuju lokasi pelaksanaan Haul Guru Tua, di Kompleks Alkhairaat Jalan Sis Aljufri, Palu Barat.

Pantauan Antara di Lapangan, lokasi Haul Guru Tua yang merupakan Kawasan Wisata Religi Kota Palu, telah dipadati oleh masyarakat sejak Jumat pagi.

Ribuan masyarakat secara beramai-ramai dan bergiliran ziarah Makan Guru Tua dan memanjatkan doa. Makam Guru Tua terletak di dalam Kompleks Masjid Alkhairaat.

Lokasi pelaksanaan Haul 51 Tahun Guru Tua, mulai dipadati oleh masyarakat sejak pukul 05.30 Wita.

Jamaah atau Abnaulkhairaat yang hadir di Haul Guru Tua tidak hanya berasal dari Sulawesi Tengah, melainkan dari Ternate, Halmahera, Tidore, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kendari, Ambon, Papua, Sulawesi Selatan, Jawa, Kalimantan dan Sumatera, serta Jakarta.
Selain dari dalam negeri, Abnaulkhairaat dan undangan dari luar negeri juga hadiri pada Haul Guru Tua di Palu.

Pengurus Besar (PB) Alkhairaat memperkirakan sekitar 35 ribu lebih orang akan menghadiri Haul Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau yang sering disebut Guru Tua, di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Sekitar 30-an ribu lebih yang akan hadir di haul," ucap Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali Bin Muhammad Aljufri.
Masyarakat beramai-ramai berjalan menuju tempat yang di sediakan oleh panitia pada Haul 51 Tahun Pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri, di Palu, Jumat malam. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Baca juga: Nasdem bantu 20 sapi untuk konsumsi di haul Guru Tua di Palu
 

Jatim menuju swasembada bawang putih

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar