counter

Seto: Anak-anak yang menyimpang perlu rehabilitasi

Seto: Anak-anak yang menyimpang perlu rehabilitasi

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi berbicara kepada wartawan di sela-sela acara Gembira Bareng Anak Yatim di Ramadhan (Gebyar) 2019 di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Sabtu (18/05/2019). (ANTARA News/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Psikolog anak Seto Mulyadi mengatakan anak-anak yang memiliki perilaku menyimpang perlu mendapatkan rehabilitasi.

Seto mengaku prihatin atas kasus beredarnya video viral di whatsapp dan youtube mengenai siswa-siswi yang mengenakan seragam SMK di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang melakukan hubungan seks di dalam kelas.

"Mereka pun di satu sisi perlu dilindungi dalam konteks perlindungan anak, mereka adalah juga korban, pemahamannya adalah dilindungi dengan sementara dipisahkan dulu dari temannya kemudian ada rehabilitasi," kata Seto saat dihubungi Antara, Jakarta, Sabtu.

Menurut Seto, anak-anak yang melakukan hubungan seks itu juga harus mendapat perlindungan agar tidak menjadi bahan hujatan orang-orang di sekitar karena dapat berpengaruh pada psikologisnya.

Dia mengatakan rehabilitasi diberikan untuk membuat anak-anak itu tidak akan mengulangi lagi dan menyadari bahwa tindakan menyimpang tersebut adalah keliru.

Seto mengatakan pendidikan tentang etika dan moral harus ditingkatkan, tidak hanya di rumah tapi di sekolah, bahkan di lingkungan anak-anak bergaul.

Orang-orang di sekitar anak-anak juga diharapkan memberikan keteladanan yang membantu anak-anak memahami apa yang baik dan tidak boleh dilakukan.

Cegah kekerasan anak melalui gerakan sasana

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar