counter

Investor lirik pembangunan Kampung Arema Kota Malang

Investor lirik pembangunan Kampung Arema Kota Malang

Jembatan kaca yang menghubungkan destiansi wisata kampung tematik, Kampung Warna Warni dan Kampung 3D di Kota Malang (Endang Sukarelawati)

Hingga kini pihaknya belum bisa memastikan kapan pelaksanaan pembangunan destinasi wisata tematik yang akan dibangun di atas lahan sekitar 25 hektare tersebut.
Malang (ANTARA) - Sejumlah investor mulai melirik rencana pengembangan destinasi wisata kampung tematik dengan membangun Kampung Arema di kawasan Tasikmadu, Kota Malang, Jawa Timur.

Wali Kota Malang Sutiaji di Malang, Sabtu, mengaku sudah ada beberapa investor yang menawarkan investasinya untuk proyek pembangunan kampung wisata tematik ini (Kampung Arema). "Sudah ada beberapa investor yang mulai masuk untuk menanamkan investasinya," kata Sutiaji.

Namun, kata Sutiaji, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan kapan pelaksanaan pembangunan destinasi wisata tematik yang akan dibangun di atas lahan sekitar 25 hektare tersebut.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan untuk melakukan proses pembangunan Kampung Arema tersebut harus ada perubahan peruntukan. Kawasan atau lokasi untuk pembangunan Kampung Arema ini akan dimasukkan dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) perubahan.

"Kami segera membahas perubahan (revisi) RTRW di kawasan itu dan disesuaikan dengan peruntukannya," ucapnya.

Dengan hadirnya Kampung Arema ini, katanya, diharapkan akan menarik dan meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Kota Malang, apalagi Kota Malang juga dilengkapi dengan berbagai budaya, kesenian, karakteristik khas Malang yang bakal mengisi destinasi wisata ini hingga bahasa walikan (terbalik) yang sudah membudaya itu.

"Kami harapkan setelah semuanya itu diwujudkan menjadi satu kesatuan utuh Kampung Arema, wisatawan yang datang ke Malang akan lebih mengenal kota pendidikan ini, mulai dari adat, budaya, dan yang lainnya, seperti bahasa walikan yang sudah membudaya sejak dulu di kalangan kera-kera Ngalam (arek-arek Malang) salah satunya," kata Sutiaji.

Sementara itu, Kepala Dimas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengemukakan rencananya pembangunan Kampung Arema akan dimulai pada  2020.

Namun demikian, kami masih perlu membuat kajian dengan para investor sebelum menyusun besaran anggaran yang dibutuhkan. Setelah dikaji, kemudian menyusun Detail Engineering Design (DED). Masih banyak yang harus kami kaji," kata Ida Ayu.

Kampung Arema yang nanti berlokasi di Kecamatan Lowokwaru (perbatasan Kota Malang dengan Kabupaten Malang) akan dikonsep seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Hanya saja, Kampung Arema adalah miniatur Malang Raya.

Di Kampung Arema nanti, pengunjung bisa menjumpai pantai seperti yang ada di sepanjang pesisir pantai selatan Kabupaten Malang, sejumlah miniatus destinasi wisata di Kota Batu serta seni dan budaya di Malang raya, termasuk rumah adat (tradisional) Malang.

Saat ini Kota Malang juga telah memiliki sejumlah destinasi wisata kampung tematik, seperti Kampung Warna Warni, Kampung Biru, Kampung 3D, Kampung Glintung, dan Kampung Putih.

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menyulap kampung kumuh jadi destinasi wisata

Komentar