counter

Indonesia bidik turis Singapura-Malaysia saat Hari Yoga Internasional

Indonesia bidik turis Singapura-Malaysia saat Hari Yoga Internasional

Para yogini atau praktisi yoga menunjukkan beberapa postur yoga artistik di sela-sela konferensi pers menyambut Hari Yoga Internasional di Kedutaan Besar India, Jakarta, Senin (17/6/2019). (ANTARA/Yashinta Difa)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia membidik kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia, pada saat peringatan Hari Yoga Internasional di sejumlah kota di Tanah Air.

Setelah sebelumnya diperingati di Bali pada 16 Juni, perayaan Hari Yoga Internasional juga akan diadakan di Surabaya, Medan, Makassar, dan yang terbesar di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, serentak pada 23 Juni 2019.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata RI Nia Niscaya dalam konferensi pers menyambut Hari Yoga Internasional di Kedutaan Besar India, Jakarta, Senin, kegiatan ini akan dipromosikan dalam bentuk paket wisata yang melengkapi destinasi.

Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, misalnya, telah menyiapkan 1.000 tiket khusus untuk Hari Yoga Internasional yang lebih dari 50 persennya telah laku terjual.

“Jadi kami mendorong swasta agar menjual kegiatan ini sebagai bagian dari destinasi wisata. Yoga ini adalah salah satu contoh atraksi yang akan semakin memperkaya pengalaman wisatawan,” kata Nia.

Meskipun tidak menetapkan target spesifik kunjungan wisatawan mancanegara saat Hari Yoga Internasional, Nia yakin kegiatan ini mampu menarik antusiasme banyak orang seiring dengan popularitas yoga yang semakin meluas.

“Apalagi sekarang orang-orang semakin 'aware' dengan gaya hidup sehat, termasuk anak muda,” ujar dia.

Pemerintah India mempromosikan yoga sebagai gerakan massal secara global melalui Hari Yoga Internasional yang diperingati setiap 22 Juni, sesuai resolusi yang disetujui 193 negara peserta Sidang Majelis Umum PBB pada 11 Desember 2014.

Yoga, yang dalam bahasa Sanskerta berarti penyatuan, disebut Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai “hadiah tradisi India kuno yang tak ternilai”.


Dengan mewujudkan kesatuan pikiran dan tubuh; pemikiran dan tindakan; pengekangan dan pemenuhan; harmoni antara manusia dan alam; pendekatan holistik untuk kesehatan dan kesejahteraan---yoga bukan sekadar olahraga tetapi cara untuk menemukan rasa kesatuan manusia dengan diri sendiri, dunia, dan alam.

Di Indonesia, yoga semakin dikenal masyarakat luas lewat berbagai komunitas dan sanggar kebugaran karena manfaatnya bagi kesehatan dan penyembuhan penyakit.
Baca juga: Prambanan siap sambut seribu peserta Hari Yoga Internasional 2019
Baca juga: Hari ini, seminar online hingga festival Yoga
Baca juga: Dagi Abhinaya Borobudur tawarkan yoga pada wisatawan
Baca juga: Ribuan warga berbaur dalam Gita Yoga di Bali
Baca juga: Yoga pada anak bermanfaat untuk melatih konsentrasi


Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sampaikan pesan perdamaian melalui yoga di Candi Prambanan

Komentar