counter

Wall Street menguat di tengah ekspektasi pertemuan bank sentral AS

Wall Street menguat di tengah ekspektasi pertemuan bank sentral  AS

Illustrasi: Pialang sedang memantau pergerakan Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (Reuters)

New York (ANTARA) - Saham-saham di Wall Street sedikit menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor mengamati lebih banyak petunjuk untuk penurunan suku bunga menjelang pertemuan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) minggu ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 22,92 poin atau 0,09 persen menjadi ditutup di 26.112,53 poin. Indeks S&P 500 naik 2,69 poin atau 0,09 persen menjadi berakhir di 2.889,67 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 48,37 poin atau 0,62 persen lebih tinggi menjadi 7.845,02.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar bel penutupan, dengan sektor layanan komunikasi terangkat lebih dari satu persen, memimpin kenaikan.

Saham Pfizer naik hampir 0,3 persen, setelah raksasa farmasi yang berbasis di New York itu mengumumkan pada Senin (17/6/2019) bahwa pihaknya akan membeli perusahaan farmasi Array Biopharma yang berbasis di Colorado dalam kesepakatan senilai 10,64 miliar dolar AS.

Akuisisi ini akan memungkinkan pembuat obat terbesar di AS untuk mencapai obat-obat Array yang disetujui untuk kanker kulit dan obat-obatan kanker yang ditargetkan.

Saham Sotheby naik tajam 58,6 persen, setelah rumah lelang yang berbasis di New York itu mengumumkan pada Senin (17/6/2019) bahwa Sotheby akan diakuisisi oleh BidFair USA, dalam kesepakatan senilai 3,7 miliar dolar AS.

BidFair USA dimiliki oleh media Prancis dan pengusaha telekomunikasi serta kolektor seni Patrick Drahi. BidFair USA akan membayar 57 dolar AS per saham tunai, premi 61 persen dari harga penutupan saham perusahaan Jumat lalu (14/6/2019).

Bank sentral AS akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada 18-19 Juni. Wall Street telah mencari petunjuk tentang kemungkinan langkah-langkah The Fed mendatang.

Ekspektasi pasar menunjukkan pada pemotongan suku bunga tahun ini untuk menopang ekonomi AS, di tengah kekhawatiran bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan telah membebani laju pertumbuhan.

Baca juga: Dolar melayang di dekat tertinggi 2 minggu, jelang pertemuan The Fed

Di sisi ekonomi, perusahaan manufaktur di Negara Bagian New York melaporkan "penurunan tajam" dalam aktivitas bisnis, menurut Survei Manufaktur Negara Bagian New York pada Juni 2019 yang dirilis pada Senin (17/6/2019).

Indeks kondisi bisnis umum anjlok 26 poin, penurunan bulanan terbesar dalam catatan, menjadi minus 8,6, menandai angka negatif pertama dalam lebih dari dua tahun.

Indeks pesanan baru jatuh 22 poin menjadi minus 12, menunjukkan penurunan pesanan. Sementara indeks pengiriman turun tujuh poin menjadi 9,7, menunjuk penurunan moderat dalam pengiriman. Demikian laporan dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas berjangka turun akibat aksi ambil untung

Baca juga: Harga minyak turun tertekan kekhawatiran pelemahan permintaan dunia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar