Amnesty International desak penyelidikan independen kematian Mursi

Amnesty International desak penyelidikan independen kematian Mursi

Arsip Foto - Ketua Gerakan Partai Keadilan dan Kebebasan yang baru dibentuk oleh Ikhwanul Muslimin Mohamed Mursi menjawab pertanyaan saat wawancara dengan Reuters di Kairo, Mesir, Sabtu (28/5/2011). Pejabat Mesir mengatakan, mantan Presiden Mohammed Mursi meninggal dunia pada usia 67 tahun setelah pingsan di balik kerangkeng terdakwa dalam ruang sidang di Kairo pada Senin (17/6/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamed Abd El-Ghany/wsj.

Kairo (ANTARA) - Amnesty International, Senin, mendesak pihak berwenang Mesir untuk menyelidiki kematian Mantan Presiden Mohamed Mursi, yang meninggal secara tiba-tiba setelah pingsan dalam persidangan di pengadilan Kairo.

Mursi meninggal pada usia 67 tahun.

"Kami menyeru pihak berwenang Mesir agar melakukan penyelidikan secara menyeluruh, independen dan terbuka terkait kematian Mursi, termasuk sel isolasi yang digunakan olehnya dan isolasi dari dunia luar," cuit Amnesty dalam bahasa Arab.

Pihaknya juga mendesak penyelidikan terhadap perawatan medis yang diterima oleh Mursi.

Menurutnya, bagi siapa pun yang dianggap bertanggung jawab atas penyiksaan yang dialami Mursi maka akan dimintai pertanggungjawaban.

Sumber: Reuters

Baca juga: Mantan Presiden Mesir Mohamed Mursi tutup usia
Baca juga: Emir Qatar sampaikan belasungkawa kepada keluarga Mursi

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar