counter

Area Makam Pangeran Jayakarta akan dibangun sentra usaha kecil

Area Makam Pangeran Jayakarta akan dibangun sentra usaha kecil

Suasana destinasi wisata religi dan sejarah Makam Pangeran Jayakarta di Jatinegara Kaum, Klender, Jakarta Timur, Selasa (18/6/2019). (ANTARA/Aria Cindyara)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menghadirkan sentra bagi para pengusaha mikro, kecil dan menengah di area sekitar Makam Pangeran Jayakarta di Jatinegara Kaum, Klender, Jakarta Timur.

 

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Wardhana mengatakan di Jakarta, Selasa, pihaknya akan mengembangkan area Makam Pangeran Jayakarta tak hanya sebagai objek wisata religi dan sejarah, namun juga sebagai pusat perekonomian bagi para pengusaha UMKM.

 

“Makam Pangeran Jayakarta menjadi objek wisata religi plus sejarah, serta sentra UMKM untuk oleh-oleh dari Jakarta,” katanya.

 

Menurut Iwan, hingga saat ini, Makam Pangeran Jayakarta masih cukup populer sebagai objek wisata dan banyak didatangi pengunjung, khususnya pada waktu-waktu tertentu seperti bulan Ramadhan dan Syawal.

 

Ia berharap, setelah rencana perluasan objek wisata tersebut selesai, pendapatan di sektor pariwisata di tingkat Jakarta Timur dapat meningkat.

 

“Tingkat perekonomian dan pendapatan masyarakat sekitar juga jadi lebih baik,” katanya.

 

Pihaknya menargetkan agar proses pembebasan lahan dapat rampung pada tahun 2019.

 

“2020 mulai penataan dan pengembangan kawasan,” ujar dia.

 

Makam Pangeran Jayakarta menjadi destinasi wisata religi bagi para pengunjung yang datang berziarah.

Tak hanya masyarakat, makam yang terletak di dalam area Masjid Jami’ Assalafiyah Jatinegara Kaum, Klender, Jakarta Timur ini juga kerap didatangi pejabat.

Pada hari Senin (17/6), Walikota Jakarta Timur M Anwar, bersama sejumlah pejabat Pemkot Jakarta Timur berziarah ke Makan Pangeran Jayakarta dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta yang ke-492.

PSU di TPS 163 Pulo Gebang Cakung

Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar