counter

Kali Besar Timur dijadikan spot "instagramable"

Kali Besar Timur dijadikan spot "instagramable"

Suasana Kali Besar Timur yang akan diresmikan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Selasa (18-6-2019).(ANTARA/M. Risyal Hidayat)

Jakarta (ANTARA) - Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua akan meresmikan Kali Besar Timur menjadi spot foto instagramable bagi para wisatawan yang berkunjung ke Taman Fatahillah atau kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Peresmian ini bagian dari tema “Wajah Baru Jakarta” yang dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta pada ulang tahun yang ke-492 ini.

“Ini akan menjadi spot instagramable, wisatawan bisa duduk-duduk dengan berswafoto yang kanan kirinya dikelilingi bangunan tua,” kata Kepala UPK Kota Tua Norviadi Setio Husodo di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, peresmian ini untuk menarik wisatawan tidak hanya berkumpul di Taman Fatahillah ketika berkunjung di Kota Tua Jakarta sehingga mengubah pandangan Kota Tua hanya Taman Fatahillah. Namun, ada objek wisata lain yang dapat mengurai kerumunan pengunjung di Taman Fatahillah. Mereka diarahkan berkunjung ke Kali Besar Timur.

Kali Besar Timur yang akan diresmikan pada tanggal 22 Juni mendatang dilengkapi dengan adanya taman apung, ponton sehingga wisatawan akan berada di atas air yang menjadi tempat kunjungan murah meriah bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta.

“Peresmian rencana pada tanggal 22 Juni. Namun, mundur pada tanggal 28. Kami lihat situasi kondisi sidang Mahkamah Kosntitusi (MK). Jangan sampai ketika ada acara tiba-tiba ada sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Norviadi.

Norviadi menjelaskan bahwa pada tanggal 22 s.d. 23 Juni akan ada pertunjukan teater terkait sejarah kota tua, kemudian pada tanggal 25 s.d. 26 Juni ada kegiatan pengembangan destinasi pariwisata, lalu ada kegiatan yang diselenggarakan oleh suku dinas (sudin) atau kantor pemerintah lainnya di kawasan Kota Tua Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa wajah baru Taman Fatahillah di museum nya akan ada perbaikan dan perubahan tata pamer, sedangkan gedung sekitarnya difungsikan menjadi kafe dan galeri, ruang publik, dan tempat pertemuan.

Bahkan, Gedung Cipta Niaga akan dimanfaatkan untuk masjid dan toilet umum gratis sebagai kelengkapan kawasan Kota Tua, sedangkan lantai bawah untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) Kota Tua dalam upaya pembenahan.

Dalam konteks kemanfaatan pusat konservasi cagar budaya (PKCB) bagi masyarakat umum, untuk menyebarkan ilmu konservasi.

Kegiatan di kawasan Kota Tua yang menjadi salah satu destinasi saat HUT Ke-492 DKI Jakarta diharapkan mendapat sambutan positif sehingga tempat itu dipadati warga.

Pewarta: Mochammad Risyal Hidayat
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mak Itam hidup kembali, dukung Kota Arang warisan dunia

Komentar