Piala Dunia FIBA

Wade ingkatkan persaingan ketat pada Piala Dunia FIBA

Wade ingkatkan persaingan ketat pada Piala Dunia FIBA

Dwyane Wade saat memenangi medali emas Olimpiade 2008 di Beijing, China, bersama tim nasional bola basket putra Amerika Serikat. (ANTARA/AFP/FIlippo Monteforte)

Jakarta (ANTARA) - Pensiunan pebasket Dwyane Wade memperingatkan tim nasional bola basket putra Amerika Serikat bahwa persaingan semakin ketat pada Piala Dunia FIBA 2019 dan mereka harus berjuang agar bisa mempertahankan gelar juara di China pada 31 Agustus sampai dengan 15 September.

"Itu akan menjadi turnamen yang menarik sarat laga-laga intens. China akan menjadi pusat perhatian bola basket dunia dan semua tim pasti akan berusaha sekuat tenaga di sana," kata Wade dilansir laman resmi FIBA, Selasa.

"AS harus siap bertarung mempertahankan gelar juara yang mereka raih di Spanyol lima tahun lalu," ujarnya menambahkan.

Wade bahkan meyakini posisi tiga terbaik turnamen terbuka untuk 32 tim yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Wade yang meraih medali emas Olimpiade 2008 di Beijing bersama AS dua tahun setelah mereka disingkirkan pada semifinal Piala Dunia FIBA 2006 di Jepang, meyakini negaranya akan mendarat di China dengan roster kuat.

Baca juga: Generasi emas inspirasi Argentina songsong Piala Dunia FIBA

Kendati demikian, ia sadar negara-negara lain juga punya target tinggi.

"Secara keseluruhan level persaingan terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Anda akan melihat betapa sejumlah negara memperkuat roster-nya seperti Australia, Kanada dan Serbia," ujarnya.

"Perebutan tiga medali akan menjadi sangat menarik. Banyak tim bisa mencapainya," pungkas Wade.

AS tergabung di Grup E bersama Jepang, Republik Ceko dan Turki. Tim yang dibesut pelatih kepala Gregg Popovich itu akan menghadapi Ceko pada laga pertama di Shanghai.

Baca juga: Bawa Raptors juara NBA, Nick Nurse di ambang latih Kanada

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar