counter

KPAI sebut sistem zonasi sejalan dengan kepentingan terbaik anak

KPAI sebut sistem zonasi sejalan dengan kepentingan terbaik anak

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto (tiga dari kanan) bersama Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati (dua kanan), Komisioner KPAI Susianah (paling kiri) dan Komisioner KPAI Retno Listyarti (paling kanan) (ANTARA/Dewanto Samodro)

Anak yang dekat dengan sekolah mereka akan sehat,
Jakarta (ANTARA) - Komisioner Perlindungan Anak Indonesia Retno Listyarti mengatakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi sejalan dengan kepentingan terbaik untuk anak.

"Anak yang dekat dengan sekolah mereka akan sehat, mereka akan jalan kaki atau naik sepeda ke sekolah. Tidak perlu naik kendaraan," kata dia saat konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Selain itu pencernaan mereka akan sehat karena mereka sempat sarapan dan orang tua dapat mengantarkan makan siang untuk anaknya.

Selain itu kekerasan di sekolah seperti tawuran dapat diminimalkan karena anak berteman dengan teman-temannya yang sudah mereka kenal baik sehingga menutup akses tawuran.

"Orang tua juga dekat dengan sekolah sehingga mudah dilibatkan dengan kegiatan sekolah," kata dia.

Sistem zonasi menurut Retno telah membuka akses bagi siapa saja untuk mendapat pendidikan yang baik, namun hal yang harus diperbaiki adalah kualitas sekolah dan guru.

Dengan sistem zonasi masyarakat juga dapat memantau kerja pemerintah daerah dalam membenahi dan membentuk kualitas pendidikan.

KPAI mengapresiasi pemerintah daerah yang mulai menambah jumlah sekolah negeri di wilayahnya, terutama wilayah yang sebelumnya tidak ada atau ada tetapi tidak menampung banyaknya siswa yang ingin mengakses sekolah negeri.


Baca juga: KPAI minta pemerintah gencarkan sosialisasi sistem zonasi
Baca juga: Kemendagri: Zonasi sekolah benahi administrasi kependudukan


 

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendikbud: rotasi guru hanya dalam satu zona

Komentar