counter

Pengunjung Pura Mangkunegaran melonjak saat Lebaran

Pengunjung Pura Mangkunegaran melonjak saat Lebaran

Pura Mangkunegaran jadi salah satu objek wisata favorit para wisatawan (Foto: Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Pura Mangkunegaran menjadi salah satu objek wisata di Kota Solo yang mampu menarik banyak wisatawan pada momentum Lebaran lalu.

"Ada kenaikan cukup signifikan untuk jumlah wisatawan pada libur Lebaran lalu jika dibandingkan dengan hari biasa," kata Abdi Dalem Bidang Pariwisata Keraton Pura Mangkunegaran Joko Pramudyo di Solo, Rabu.

Ia mengatakan sebagai perbandingan, rata-rata jumlah pengunjung pada bulan April 2019 sekitar 100 orang/hari. Sedangkan pada libur Lebaran naik lebih dari 50 persen.

"Kalau dari data kami, jumlah pengunjung Pura Mangkunegaran pada bulan April untuk wisatawan domestik sebanyak 2.528 orang, sedangkan wisatawan asing sebanyak 275 orang," katanya.

Pada momentum Lebaran, jumlah pengunjung pada tanggal 8 dan 9 Juni masing-masing sebanyak 336 orang dan 162 orang.

Bahkan, dikatakannya, angka ini melonjak jika dibandingkan dengan bulan Mei yang jumlah pengunjungnya hanya sebanyak 780 orang untuk wisatawan domestik dan 375 orang untuk wisatawan asing.

Artinya, jumlah rata-rata jumlah pengunjung di objek wisata warisan budaya tersebut hanya di kisaran 40 orang/hari.

Sementara itu, dikatakannya, beberapa ruangan di Pura Mangkunegaran yang dapat dikunjungi oleh wisatawan, di antaranya Pendopo Ageng, Ndalem Ageng, Balewarni atau Keputren, dan Pracomoyoso.

"Pracomoyoso ini merupakan ruang yang digunakan untuk menerima tamu resmi yang dilengkapi dengan ruang makan. Selain itu, ruangan lain yang bisa dikunjungi yaitu Museum Kereta Kencana," katanya.

Ia mengatakan untuk rata-rata durasi kunjungan baik itu pengunjung yang datang sendiri maupun kelompok sekitar 1 jam.

Sebelumnya, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Jawa Tengah Daryono mengatakan selama momentum Lebaran tingkat wisatawan yang masuk ke Jawa Tengah termasuk Kota Solo mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi.

"Kenaikannya lebih dari 30 persen. Beberapa faktor yang menjadi pemicu banyaknya orang luar kota melakukan perjalanan wisata ke Solo salah satunya adalah dampak jalur tol yang sudah terhubung dari Jakarta hingga Surabaya yang melewati beberapa kota di Jawa Tengah termasuk Boyolali, Solo, Karanganyar, dan Sragen," katanya.


Baca juga: 10 destinasi Solo saat liburan Lebaran
Baca juga: TSTJ targetkan100 ribu pengunjung pada libur Lebaran

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia - Malaysia bersatu lawan diskriminasi sawit

Komentar