counter

Ferryanto, mantan pemain Persis hilang terbawa ombak

Ferryanto, mantan pemain Persis hilang terbawa ombak

Sejumlah kerabat , teman dan tetangga mantan pemain Persis Solo Ferryanto menunggu kabar terkini di rumah di Ngebuk RT 03 RW 07, Kelurahan Kartasura, Sukoharjo, Kamis (20/6/2019). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Sukoharjo (ANTARA) - Mantan pemain striker Persis Solo Ferryanto Eko Saputro (34) warga Ngebuk Kecamatan Kartasura Sukoharjo dilaporkan hilang hanyut terbawa ombak di Pantai Baru, Poncosari Srandakan Bantul Yogyakarta, Kamis.

Menurut Ipung Suparno salah satu kerabat Ferryanto, pihak keluarga saat mendengar kabar hilangnya Ferry dan puterinya, Freya Fajrina Dwi Saputri (7) merasa cemas. Ferry pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 07.00 WIB, tetapi berita yang diperoleh dia hilang terbawa ombak sekitar pukul 9.00 WIB.

Menurut Ipung Suparno pihak keluarga berharap Ferryanto bersama puterinya segera dapat ditemukan baik dalam kondisi hidup atau meninggal dunia. "Kami mendapat kabar terakhir dari tim SAR di Bantul, Ferry dan Freya belum ditemukan hingga Kamis sore," katanya.

Ferryanto mantan pemain Persis Solo dan PSS Sleman tersebut pergi ke Pantai Baru di Bantul bersama tujuh orang lainnya, di antaranya istrinya Wulan, puterinya Alicia, Felicia dan Freya. Dan, dua keponakannya yakni Afdal, Sheila dan dua anak sepupunya yakni Reinawati serta Novitasari.

Menurut Ipung, rombongan pergi ke pantai tersebut sudah setiap tahun dilakukan karena ada kerabat yang datang. Namun, tidak tahu kenapa malah ada musibah.

"Ketiga sepupu dan keponakan Ferry yakni Afdal, Felicia dan Alicia berhasil selamat dari seretan ombak, dan mereka kini dirawat di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (UII) Pandak," katanya.

Sementara di kediaman mantan pemain Ferryanto di Dukuh Ngebuk RT 03 RW 07, Kelurahan Kartasura, Sukoharjo terlihat dipenuhi kerabat dan tetangga korban. Mereka menunggu kabar terkini soal pencarian Ferryanto bersama puterinya itu.*


Baca juga: Lima wisatawan terseret ombak Pantai Baru, dua orang masih pencarian

 

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar