counter

SEA Games 2019

Kisruh pimpinan olahraga Filipina diharapkan tidak ganggu SEA Games

Kisruh pimpinan olahraga Filipina diharapkan tidak ganggu SEA Games

Logo SEA Games 2019 (Phisgoc)

Jakarta (ANTARA) - Kisruh di kalangan pimpinan olahraga di Filipina dan mundurnya ketua Komite Olimpiade Filipina (POC) Ricky Vargas, diharapkan tidak mengganggu persiapan negara tersebut dalam menggelar pesta olahraga Asia Tenggara (SEA Games) ke-30 November 2019.

"Mari kita fokus seratus persen untuk tugas besar itu," kata Ketua Komisi Olahraga Filipina (PSC) William Ramirez dalam konferensi pers di Vito Cruz, Manila, Kamis.

Ramirez yang juga sebagai Chef de Mission Kontingen Filipina untuk SEA Games 2019, seperti dikutip kantor berita Filipina (PNA) juga meminta para atletnya tidak terpengaruh oleh rumor terkait kepemipinan olahraga di negara tersebut.

"Kami harus mengisolasi atlet-atlet kami dari permasalahan itu, agar mereka dapat fokus pada tugas mereka," kata Ramirez.

Sebelumnya, Selasa, ketua POC Vargas menyatakan mundur dari jabatannya dengan alasan "ingin memberi kesempatan pada orang lain yang memiliki waktu dan keinginan untuk dapat membuat POC lebih efektif."

Wakil ketua I POC Joey Romansanta langsung mengambil alih posisi Vargas selaku ketua POC.

Namun Chairman POC Abraham Tolentino menilai Romasanta tidak layak untuk menjadi ketua POC, dan ia menyerukan untuk diadakannya sidang khusus untuk pemilihan ketua baru.

Seperti diberitakan Philstar, mundurnya Vargas juga terkait masalah pesiapan SEA Games 2019.

Panitia Penyelengaran SEA Games FIlipin (Phisgoc) yang berbentuk yayasan dan dipimpin oleh anggota kongres Alan Peter Cayetano, mengerahkan tim tanpa persetujuan dari dewan POC.

Meski Cayetano ditugaskan untuk persiapan SEA Games, namun kepengurusan di bawahnya layaknya komite adhoc di bawah POC, yang bukan yayasan yang memiliki kewenangan untuk menjalin kontrak dengan sponsor dan pemasok.

Karena tidak ada persetujuan dari dewan POC, maka delapan dari 13 anggota dewan pun mempertanyakan legalitas pernyelenggara SEA Games 2019, termasuk dalam pembuatan logo, maskot dan motto SEA Games.

Masalan legalitas itu juga berpengaruh pada pemasaran dan persiapan-persiapan lainnya.

Baca juga: Filipina dapat tambahan dana swasta untuk renovasi arena SEA Games

Baca juga: Kongres Filipina setujui anggaran untuk SEA Games 2019

Baca juga: Filipina tegaskan SEA Games tetap jalan meski anggaran dipotong

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ITF World Tennis Tour di Jakarta akan jadi pemanasan SEA GAMES 2019

Komentar