Catur JAPFA GM dan WGM

Chelsie kalah, Indonesia nirgelar juara

Chelsie kalah, Indonesia nirgelar juara

Pecatur Vietnam WIM  Luong Phuong Hanh berkonsentrasi mengamati posisi barisan buah catur saat menghadapi WIM Chelsie Monica Sihite du babak ke-11 turnamen internasional Japfa 2018, Jumat (Yovie Insan Nugraha/PB Percasi)

Yogyakarta (ANTARA) - Indonesia gagal meraih gelar juara pada turnamen catur internasional Japfa GM dan WGM 2019 setelah WMI Chelsie Monica Sihite takluk di tangan pecatur Vietnam WIM Luong Phuong Hanh di babak Pamungkas, Jumat.

Dalam pertandingan kategori WGM yang berlangsung alot di Hotel Grand Inna, Yogyakarta, itu, Chelsie menyerah pada langkah ke-85 permainan Sisilia.

Kekalahan Chelsie membuat tuan rumah Indonesia tanpa gelar juara setelah sebelumnya di kategori GM, GM Susanto Megaranto dan IM Novendra Priasmoro hanya bermain remis dan gagal mengkudeta GM Rustam Khusnutdinov dari puncak klasemen.

Chelsie merupakan pecatur Indonesia yang paling berpeluang menjadi juara karena hingga babak ke-10 masih memimpin perolehan poin bersama Luong Phuong Hanh. Apalagi di pertandingan terakhir itu, Chelsie sedikit diuntungkan dengan mengendalikan buah putih.

Kedua pecatur terlibat pertarungan sengit karena hasil remis akan memberikan gelar juara kepada WGM Tsatsalashvili Keti.

Keti yg bermain agresip dengan pembukaan Gambit Menteri di babak akhir mencatat kemenangan atas WIM Pujari Rucha dalam 71 langkah.

Keti sendiri akhirnya harus puas di posisi dua karena kalah Tie Break 2 dari Hanh dengan perbandingan 37,25 - 36,25.

Berikut hasil pertandingan babak 11:
1. WGM Tsatsalashvili Keti 1-0 WIM Pujari Rucha
2. WFM Hanfin Zahra Chumaira Amelia 0-1 IM L'ami Alina
3. WFM Nurdin Tammi Nasuha 0-1 WIM Citra Dewi Ardhiani Anastasia
4. WFM Monica Putri Wigustira 0-1 WGM Gong Qianyun
5. WFM Fisabilillah Ummi 0-1 IM Milliet Sophie
6. WIM Sihite Chelsie Monica Ignesias 0-1 WIM Luong Phuong Hanh

​Peringkat Akhir setelah 11 Babak (poin, TB1, TB2, TB3):

1. WIM Luong Phuong Hanh  (8,0, 0,5,  37,25, 7)
2. WGM Tsatsalashvili Keti (8,0,  0,5, 36,75, 6)
3. IM  Milliet Sophie  (7,5,   0,0,  33,50,  7)
4. WIM Pujari Rucha    (7,0, 1,5 , 30,25, 6)
5 . WIM Sihite Chelsie Monica Ignesias    (7,0,  1,0,  30,75,  4)
6. WGM Gong Qianyun    (7,0,  0,5,  31,00,     6)
7. WIM C Dewi Ardhiani Anastasia  (6,5, 0,25,  7,00, 4)
8. WFM, Fisabiliah Ummi    (6,0, 1,0,  23,25,   4)
9. IM L'ami Alina  (6,0,  0,0,  24,75,  5)
10. WFM  Hanfin Zahra Chumaira Amelia     (2,0, 0,0, 1,00,  2)
11. WFM Nurdin Tammi Nasuha  (0,5,   0,5,   0,25,   0)
12. WFM Monica Putri Wigustira  (0,5,  0,5,  0,25,   0)

Keterangan:
Tie Break1: Direct Encounter (The results of the players in the same point group)
Tie Break2: Sonneborn-Berger-Tie-Break variable
Tie Break3: The greater number of victories​​​​​​
Baca juga: Tiga pecatur bidik gelar juara usai syarat norma digenggam

Baca juga: Chelsie masih jaga asa untuk norma WGM

Baca juga: Chelsie gagal jinakkan buah putih Keti

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar