Goliat Tabuni diharapkan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi

Goliat Tabuni diharapkan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi

Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda menyerahkan senjata api milik Polri yang sebelumnya dirampas KKSB kepada Pangdam XVII Cenderwasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring di Jayapura, Jumat (21/6/2019). ANTARA/Evarukdijati/aa

Saya juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemda Puncak Jaya yang memfasilitasi tempat tinggal dan pekerjaan yang merupakan wujud nyata perhatian pemerintah, ungkap Mayjen Sembiring
Jayapura (ANTARA) - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring berharap suatu saat pimpinan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) Goliat Tabuni kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan bersama masyarakat lainnya membangun Puncak Jaya.

"Anggota kelompok separatis adalah saudara kita yang belum sepaham dalam ideologi, namun dengan makin banyaknya anggota KKSB yang sadar dan menyatakan diri kembali ke NKRI maka tidak tertutup kemungkinan suatu saat Goliat Tabuni beserta kelompoknya juga mengikutinya," kata Pangdam usai menerima sepucuk senjata milik Polri dari Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda di Jayapura, Jumat.

“Mudah-mudahan suatu saat Goliat mau kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” kata Mayjen TNI Sembiring lagi.

Penyerahan senpi jenis mosser beserta empat butir pelurunya itu dilakukan di Makodam Cenderawasih disaksikan Kasdam Brigjen TNI Irham Waroiham dan sejumlah pejabat di lingkungan Kodam XVII Cenderawasih.

Pangdam dalam kesempatan itu juga berharap agar mantan anggota KKSB yang sudah kembali ke NKRI dapat mengajak rekan-rekannya yang masih bergabung dengan KKSB sehingga bisa turut serta bersama-sama membangun daerahnya.

“Saya juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemda Puncak Jaya yang memfasilitasi tempat tinggal dan pekerjaan yang merupakan wujud nyata perhatian pemerintah,” ungkap Mayjen Sembiring.

Ia mengharapkan pemda juga melibatkan mereka yang merupakan mantan KKSB dalam setiap kegiatan, baik sosial maupun keagamaan agar tidak ada lagi rasa curiga.

Untuk tiga anggota TNI AD yang terlibat hingga Wiginus Gire kembali ke NKRI dengan membawa senpi yang dirampas dari Polsek Tolikara akan diberikan kenaikan pangkat luar biasa.

“Saat ini prosesnya sedang berjalan,” kata Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Sembiring.

Senpi jenis mosser yang merupakan milik Polri itu sebelumnya diserahkan Wiginus Gire alias Talingga Gire, yang merupakan mantan ajudan Goliat Tabuni bersamaan dengan pernyataannya bersama tiga rekannya, yakni Piningga Gire (25), Tekiles Tabuni (30) dan Perengga (27).

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar