counter

Resensi film

"Toy Story 4", nostalgia dan petualangan tanpa akhir

"Toy Story 4", nostalgia dan petualangan tanpa akhir

Poster dari film "Toy Story 4". (dok. Disney)

Jakarta (ANTARA) - Woody, Buzz, dan kawan-kawan dari squad mainan lainnya kembali berpetualang ke sebuah tempat baru, setelah dipindahtangankan Andy kepada gadis kecil bernama Bonnie yang baru menginjak bangku taman kanak-kanak.

Pada kisah terbaru sekuel ke-empat dari Toy Story kali ini, Woody (Tom Hanks) bertemu dengan mainan baru yang dibuat oleh Bonnie di sekolahnya, bernama Forky (Tony Hale) yang menganggap dirinya 'sampah', mengingat ia dibuat dari spork (spoon + fork) dan barang-barang bekas lainnya.

Woody yakin keberadaannya di dunia adalah untuk memastikan kebahagiaan pemiliknya, yang saat ini adalah Bonnie. Sang koboi lalu berusaha menyadarkan Forky bahwa ia bukanlah seonggok sampah, melainkan mainan, sama seperti Woody, Buzz, Jessie, dan lainnya, karena Forky sangat dicintai oleh Bonnie.

Baca juga: Keanu Reeves akan muncul di "Toy Story 4"

Karakter Forky pada cuplikan dari film "Toy Story 4". (dok. Disney)

Perjalanan Woody guna menyadarkan Forky kemudian membawa kelompok mereka ke sebuah tempat yang tak pernah dikunjungi. Yakni ketika Bonnie membawa mainan-mainannya berlibur bersama seusai orientasi sekolahnya.

Banyak rintangan yang harus mereka hadapi, namun petualangan itu justru berujung pada pertemuan Woody dengan sahabat lamanya, Bo Peep, dan mengenalkannya dengan teman-teman baru.

Film yang disutradarai Josh Cooley ini seakan merupakan jawaban dari sembilan tahun penantian para penggemar sekuel film animasi unggulan Disney Pixar ini. Terlebih, banyak penggemar yang berpikir bahwa "Toy Story 3"(2010) merupakan akhir dari petualangan Woody dan kawan-kawan, mengingat Andy telah beranjak dewasa dan menjadi seorang mahasiswa.

Ditambah dengan alur cerita yang dituangkan Andrew Stanton ke dalam naskahnya, menyuguhkan dinamika emosional tersendiri bagi para penonton yang sebagian besar tumbuh bersama Toy Story.
 

Woody, Buzz, Bunny dan Ducky pada cuplikan dari film "Toy Story 4". (dok. Disney)

Misalnya bagaimana soundtrack legendaris Toy Story, "A Friend in Me" diputar bersama dengan cuplikan-cuplikan adegan dari tiga film sebelumnya. Pertemuan dengan kawan lama setelah sekian lama pun menggugah ingatan masa lalu penonton akan persahabatan para mainan Andy dulu.

Tak hanya itu, dialog-dialog yang disisipi guyonan ringan khas Disney pun menambah bumbu tersendiri yang menyempurnakan jalannya cerita.

Perwatakan karakter didukung dengan voice acting ciamik dari Tom Hanks (Woody), Tim Allen (Buzz Lightyear), Annie Potts (Bo Peep). Tak hanya itu, kehadiran deretan pengisi suara baru seperti Tony Hale (Forky), aktor-aktor kondang seperti Keanu Reeves (Duke Caboom) dan Keagan-Michael Key (Ducky) hingga sutradara film nominasi Oscar, Jordan Peele (Bunny) menambah kesegaran dan keceriaan cerita.
 

Hangat, menyentuh, dan menyenangkan. Hal-hal ini membuat Toy Story 4 menjadi salah satu pilihan film yang dapat ditonton bersama keluarga maupun sahabat. Film berdurasi 100 menit ini dapat ditonton di seluruh bioskop tanah air mulai Jumat, 21 Juni 2019.

Baca juga: "Toy Story 4" tayang serentak mulai hari ini

Baca juga: Disney keluarkan teaser baru "Toy Story" 4", ini bocorannya

Baca juga: Disney dan Pixar rilis trailer "Toy Story 4"


Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cerita keseruan bersama pemeran film Horas Amang

Komentar