"Toy Story" menginspirasi kolektor dan fotografer mainan

"Toy Story" menginspirasi kolektor dan fotografer mainan

Perwakilan anggota komunitas fotografi mainan (toy photography) "ToygraphyID" usai Gala Premiere dan Press Screening "Toy Story 4" di Kota Kasablanka, Rabu (19/6/2019). (ANTARA/Dea N. Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Kehadiran film-film dari sekuel "Toy Story" yang sudah eksis selama 20 tahun rupanya menginspirasi kolektor dan fotografer mainan (toygrapher) untuk menggeluti hobi tersebut.

"Toy Story mewakilkan kita-kita ini, bahkan mereka yang membuat kita memiliki hobi ini dan bisa sayang sama mainan-mainan kita dari kecil," kata Agam, pendiri komunitas ToygraphyID di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ia dan beberapa teman pegiat "toy photography" ini mengaku senang dan cukup emosional ketika menyaksikan petualangan baru Woody cs di layar lebar setelah penantian sembilan tahun lamanya dari "Toy Story 3" (2010).

"Cukup kaget juga karena film yang ketiga sudah klimaks banget. Tapi yang keempat ini menyenangkan dan bikin nangis juga. Ya mungkin karena kita tumbuh sama mereka, ya," ujar dia.
 
Poster dari film "Toy Story 4". (IMDB)


Agam dan teman-temannya lalu mengatakan mereka sudah tidak sabar mengambil mainan mereka untuk dipotret seusai menonton film "Toy Story 4".

Sementara itu, petualangan Woody (Tom Hanks), Buzz Lightyear (Tim Allen), dan teman-teman mainannya sudah dapat disaksikan di bioskop-bioskop Tanah Air mulai hari ini.

Film berdurasi 1 jam 40 menit ini adalah pilihan film yang pas untuk melepas penat dan menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan.

Baca juga: Kesan para selebritas tentang "Toy Story 4"

Baca juga: "Toy Story 4", nostalgia dan petualangan tanpa akhir

Baca juga: "Toy Story 4" tayang serentak mulai hari ini

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar