counter

Sepak Bola Nasional

Bima Sakti: timnas U-16 masih perlu dibenahi

Bima Sakti: timnas U-16 masih perlu dibenahi

Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Bima Sakti. (PSSI)

Ada banyak evaluasi dari tim ini
Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional U-16 Bima Sakti menyebut, skuatnya masih memerlukan banyak perbaikan seusai menaklukkan Askab PSSI Bekasi Selection dengan skor 2-1 dalam laga uji coba pada Sabtu (22/6),

"Saat pertandingan, banyak momen yang tidak bisa dimanfaatkan anak-anak seperti kapan melakukan transisi dan penyelesaian akhir," ujar Bima, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Senin.

Bima pun terus mengasah kemampuan timnya dalam pemusatan latihan (TC) yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat.

Dia terus memantau permainan individu pemain terutama yang baru dipanggil.

"Ada banyak evaluasi dari tim ini. Dari sana akan diketahui mana pemain yang berhak lanjut ataupun tidak," kata Bima.

Meski demikian, bukan berarti timnas U-16 saat ini tidak memiliki perkembangan. Menurut Bima, berkaca dari laga uji coba versus Askab PSSI Bekasi Selection, timnya mampu menunjukkan permainan yang terorganisasi dengan baik.

Kedua gol yang dicetak oleh Muhammad Valeron dan Ade M. Nur Saitua dinilainya berasal dari proses serangan yang dibangun dari belakang.

"Mereka kebanyakan pemain yang ditempa dari kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16 PSSI," tutur Bima.

Timnas U-16 sendiri tengah disiapkan untuk turnamen Piala AFF U-15 2019 yang digelar di Thailand pada 27 Juli-9 Agustus 2019.

Dalam turnamen tersebut, Indonesia bergabung di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura dan Filipina.

Sementara di Grup B ada Thailand, Malaysia, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam dan Australia.

Baca juga: Timnas U-16 hadapi dua tim dalam uji coba

Baca juga: Tingkatkan kualitas, PSSI tugaskan Bima Sakti belajar ke Inggris

Baca juga: PSSI: Indra-Bima latih Timnas U-22 dan U-16


Presiden minta pemain Timnas U-16 jaga gaya hidup

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar