counter

DPRD DKI Jakarta bahas pengelolaan sampah pada rapat paripurna

DPRD DKI Jakarta  bahas pengelolaan sampah pada rapat paripurna

Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta di ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2019) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Jakarta (ANTARA) - DPRD DKI Jakarta akan menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perubahan atas perda nomor 3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah pada rapat paripurna di Ruang Rapat DPRD Provinsi DKI Jakarta, Rabu.
 
Sebelumnya pada Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta, Senin (24/6). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggagas perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Salah satunya terkait dengan daya tampung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.
 
Dia menyatakan bahwa rata-rata sampah dari Provinsi DKI Jakarta yang dikirim ke TPST Bantargebang pada 2018 sebesar 7.452,60 ton per hari.
 
Untuk itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan terobosan dengan mendorong lahirnya gerakan masyarakat dalam melakukan pengurangan dan penanganan sampah dengan menggunakan teknologi terbaik dan ramah lingkungan di Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA) sehingga diharapkan 80 persen sampah Provinsi DKI Jakarta dapat direduksi.
 
Berdasarkan hal tersebut maka Pemprov DKI Jakarta memandang penting untuk melakukan revisi Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Baca juga: Fasilitas pencucian truk sampah Bantargebang diresmikan Pemprov DKI Jakarta
Baca juga: Anies lakukan peletakan batu pertama ITF Sunter
 
 

Menukar sampah dengan emas

Pewarta: Muhammad Adimaja
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar