counter

Wall Street dibuka lebih tinggi, investor cerna data baru ekonomi AS

Wall Street dibuka lebih tinggi, investor cerna data baru ekonomi AS

Seorang pria dengan ponsel di Wall Street (7/11/11), Manhattan, New York City. ANTARA/Shutterstock/pri

Pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi pada Mei turun 3,3 miliar dolar AS atau 1,3 persen menjadi 243,4 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu.
New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Rabu pagi waktu setempat, karena investor mencerna sejumlah data baru ekonomi negara itu.

Tak lama setelah bel pembukaan perdagangan, Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 76,07 poin atau 0,29 persen menjadi 26.624,29.

Demikian pula dengan Indeks S&P 500 naik 9,98 poin atau 0,34 persen menjadi 2.927,36 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 63,76 poin atau 0,81 persen menjadi 7.948,47.

Pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi pada Mei turun 3,3 miliar dolar AS atau 1,3 persen menjadi 243,4 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu.

Penurunan itu yang ketiga kalinya dalam empat bulan sebagian besar disebabkan oleh dibatalkannya kesepakatan pesanan jet Boeing 737 Max.

Sebuah laporan terpisah tentang perdagangan barang internasional menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS naik 5,1 persen pada Mei mencapai 74,5 miliar dolar AS

Pada Selasa (25/6/2019), ketiga indeks utama menurun karena pasar kecewa dengan pernyataan Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell tentang kemungkinan langkah kebijakan moneter bank sentral serta data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Baca juga: Wall Street dibuka bervariasi di tengah penantian pidato Ketua Fed
Baca juga: Bursa Wall Street ditutup bervariasi jelang pidato Ketua Fed
Baca juga: Akhir pekan Wall Street ditutup melemah di tengah data ekonomi terbaru

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar