Polres Kotawaringin Timur cegah polisi terlibat narkoba

Polres Kotawaringin Timur cegah polisi terlibat narkoba

Anggota Polres Kotawaringin Timur antre memberikan sampel urine kepada petugas saat pemeriksaan urine, Kamis . (Istimewa)

Sampit (ANTARA) - Kepolisian Resor Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah tidak hanya gencar memberantas peredaran narkoba di masyarakat, tetapi juga di lingkungan mereka sendiri.

"Jangan sampai kami gencar memberantas narkoba tapi ternyata ada personel kami yang menggunakan atau terlihat narkoba. Itu memalukan. Makanya kami berupaya mencegah itu," kata Wakapolres Kompol Endro Aribowo di Sampit, Jumat.

Polres Kotawaringin Timur melalui Satuan Reserse Narkoba terus gencar memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hampir setiap pekan ada saja tersangka pengedar narkoba yang ditangkap.

Upaya itu tidak hanya dilakukan ke luar atau kepada masyarakat, tetapi juga ke dalam internal Polres Kotawaringin Timur. Berdasarkan pengalaman, bukan mustahil narkoba masuk dan menjerat oknum anggota polisi, baik sebagai pemakai maupun terlibat jaringan pengedar.

Berbagai cara dilakukan untuk selalu mengingatkan seluruh personel Polres Kotawaringin Timur untuk menjaga diri dan anggota keluarga agar terhindari dari narkoba. Pemberantasan narkoba tidak akan maksimal jika sampai ternyata ada oknum polisi yang menggunakan atau terlibat jaringan narkoba.

Pemeriksaan urine seperti yang dilaksanakan Kamis pagi, merupakan salah satu upaya pencegahan. Langkah ini untuk memeriksa apakah ada anggota Polres Kotawaringin Timur yang menggunakan atau terlibat narkoba.

Baca juga: KPAI: rehabilitasi anak penyalahguna narkoba harus libatkan ortu

"Ada 65 personel yang menjalani pemeriksaan urine. Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan satu pun anggota yang terindikasi mengonsumsi narkoba. Semua dinyatakan negatif," tegas Endro.

Pemeriksaan urine ini akan dilaksanakan rutin namun pada waktu yang dirahasiakan. Jika ada oknum yang terbukti menggunakan maupun terlibat jaringan narkoba maka dipastikan akan diberi sanksi tegas sesuai aturan.

Sementara itu Bupati H Supian Hadi mengatakan selama ini sinergitas dijalin antara Polres dengan pemerintah daerah melalui Badan Narkotika Kabupaten. Narkoba menjadi sorotan karena Kotawaringin Timur merupakan salah satu daerah yang peredaran narkobanya terbesar di Kalimantan Tengah.

"Kami sangat mengapresiasi karena Polres Kotawaringin Timur sangat luar biasa membantu pemerintah daerah dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Mudah-mudahan kekompakan ini makin bisa kita tingkatkan," demikian Supian.

Baca juga: LSM Merah Putih rehabilitasi ratusan pengguna narkoba

Pewarta: Kasriadi/Norjani
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polres Kotim teliti sampel gambut terbakar di Mentaya Hilir Utara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar