Kim Jae-hwan sapa penggemar Indonesia dengan "Designer"

Kim Jae-hwan sapa penggemar Indonesia dengan "Designer"

Kim Jae-hwan, mantan personel grup K-pop Wanna One, datang untuk pertama kalinya sebagai penyanyi solo di hadapan para penggemar Indonesia di acara jumpa penggemar "2019 Fan Meeting [MIN:D]”, Istora Senayan, Jakarta, Sabtu. (ANTARANews/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) -
Lagu "Designer" menjadi pembuka dari acara jumpa penggemar Kim Jae-hwan, mantan personel grup K-pop Wanna One, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu.
 
Jae-hwan untuk pertama kalinya datang sebagai penyanyi solo di hadapan para penggemar Indonesia dalam "2019 Fan Meeting [MIN:D]”.
 
Mengenakan kemeja biru garis-garis dipadu celana denim, Jae-hwan bersama penari latar langsung menyanyikan lagu "Designer" untuk menyapa ribuan penggemar yang didominasi kaum Hawa.
 
"Hari ini hari yang sangat berharga untuk saya," dia menyapa "WIN:D", sebutan untuk penggemar Jae-hwan.
 
Di atas panggung, Jae-hwan tak cuma menyanyi, tetapi juga bercakap-cakap membahas bermacam hal, mulai dari hobi hingga makanan yang ingin dicicipinya di Indonesia.
 
Pria kelahiran 27 Mei 1996 meraih popularitas saat bergabung bersama grup Wanna One di mana dia menjadi vokalis utama.
 
Musisi yang lihai bermain gitar itu meraih peringkat keempat di kompetisi Produce 101 yang memberinya kesempatan jadi bagian grup populer Wanna One.
 
Ia meraih perhatian publik karena kualitas vokal yang mumpuni. Kim Jae-hwan juga pernah masuk ke semi final lomba kompetisi bakat "Korea's Got Talent 2" pada 2012. Dia juga pernah terpilih jadi vokalis tiga besar K-pop oleh publik lewat MWAVE.
 
Setelah grup Wanna One bubar, Jae-hwan aktif sebagai penyanyi solo. Dia meluncurkan album debut "Another"yang terdiri dari enam lagu, termasuk "Begin Again" pada Mei lalu.

Baca juga: Lima fakta Kim Jae-hwan, solois yang akan ke Indonesia pekan ini

Baca juga: Marion Jola bikin Kim Jae-Hwan Wanna One terkesima di MAMA 2018

Baca juga: Wanna One pastikan kembali sapa Indonesia 15 Juli mendatang

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar