Kongres Diaspora 5 akan fokus pada akselerasi Indonesia

Kongres Diaspora 5 akan fokus pada akselerasi Indonesia

Ketua Kongres Diaspora, Iwan Sunito dan media dalam acara Halal Bihalal Luncheon Diaspora Indonesia, Senin (1/7/2019). (Dokumentasi Diaspora Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Penyelenggara "The Fifth Congress of Indonesian Diaspora" (CID-5) Iwan Sunito mengatakan kongres diaspora akan menekankan fokus pada akselerasi peningkatan sumber daya manusia di Indonesia.

"Diaspora ini akan fokus pada percepatan, Indonesia sudah tidak butuh lagi 'empowering' yang kita butuhkan adalah percepatan semua aspek terutama sumber daya manusia," kata Iwan Sunito yang juga CEO Crown Group itu di Jakarta, Senin.

CID-5 merupakan bagian dari acara rutin yang dilakukan kongres diaspora setiap dua tahun sekali.

Acara ini akan dihelat pada 10 Agustus di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Iwan mengatakan pada acara CID-5 setiap sesi dalam acara akan dibawakan secara santai untuk berdiskusi dengan bintang tamu yang merupakan orang- orang diaspora yang sukses dan dapat berbagi ilmu dengan peserta CID-5.

"Contohnya materi yang akan saya bawakan sendiri dengan tema 'City of the Future', membicarakan sebaiknya seperti apa masa depan kota terutama jika pemindahan ibu kota dilakukan," kata Iwan menjelaskan salah satu materi yang akan dihadirkan dalam CID-5.

Selain bintang tamu Diaspora, Iwan juga berencana mengundang orang- orang yang berada di pemerintah untuk berbagi pengalamannya di luar negeri seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk berbagi pengalaman saat menjadi arsitek.

Pria berkacamata itu berhatap acara CID-5 dapat meningkatkan pandangan dunia terhadap Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi sumber daya manusia yang besar.

"Ketika warga negara asing ke Indonesia mereka bukan lagi berkata, 'Can I teach you?', namun 'Can you teach me?'," kata Iwan sambil tertawa kecil.


 

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Eliswan Azly
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dwiki Dharmawan gelar pertunjukan virtual untuk diaspora terdampak COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar