Disparbud Sabang : Iboih lokasi penyelaman favorit

Disparbud Sabang : Iboih lokasi penyelaman favorit

Wisatawan menyeberang dengan boat dari Teupin Layeu menuju Pulau Rubiah, Iboih, Sabang, Aceh. (Antara Aceh/Irman Yusuf)

Sabang (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Sabang menyatakan, kawasan Pulau Rubiah, Gampong (desa) Iboih, Kecamatan Sukakarya, Sabang merupakan lokasi penyelaman (diving) terfavorit dan sering dikunjungi wisatawan domestik maupun internasional ketika berlibur ke daerah tersebut.

"Iboih masuk lokasi penyelaman terfavorit di Sabang dan sudah diselami ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Sabang, Faisal di Sabang, Rabu.

Para wisatawan domestik maupun mancanegara ketika berlibur ke Sabang kata Faisal, kerap melakukan ragam aktif wisata bahari yakni, selam dipermukaan (snorkling) dan menyelam (diving) pada kedalaman dari, lima hingga 60 meter.

"Sebenarnya di Sabang lebih 20 spot diving dan di Iboih (Pulau Rubiah) setiap hari ada wisatawan yang snorkling dan diving," katanya lagi.

Ada pun lokasi penyelaman lainnya di Pulau Weh, Sabang, Provinsi Aceh yaitu, bangkai kapal Jerman (Sophie Rickmers), Batee Dua Gapang, Batee Meuroron, Batee Meuduro, Batee Tokong, Batee Gla, Rubiah Utara, Rubiah Seagarden, Pante Peunateung, Pante Seuke, Pante Ideu, Long Angen atau Pantee Gua, Limbo Gapang, Arus Balee, Seulako Drift.

Kemudian, Sumur Tiga, Jaboi, Anoi Itam, Wreck Tugboat, Pulau Rondo, dan mobil karang. "Spot diving ini semua telah diselami oleh penyelam belahan dunia dan hampir saban hari wisatawan menyelam di Pantai Iboih, Gapang, dan Pantai Sumur Tiga," ucap Kadisparbud Kota Sabang.

Dikatakannya, hampir 98 persen objek wisata bahari tersebut terbentuk dengan sendiri dan masih asri tanpa ada polesan tangan manusia.

"Wisata yang kita promosikan adalah bahari, di laut Pulau Weh beragam jenis species ikan mudah didapati dan terumbu kurang bawah laut Pulau Weh lebih 100 jenis," demikian kata Kadisparbud Kota Sabang.

Selain itu, objek wisata yang sering dikunjungi para wisatawan adalah monumen nasional yakni, Tugu Kilometer Nol Indonesia serta destinasi wisata heritagge lainnya seperti Benteng-Benteng Jepang, dan air terjun, Pria Laot.

Baca juga: Imigrasi catat 73 kapal layar mancanegara kunjungi Sabang

Baca juga: Wisata domestik padati objek wisata di Sabang

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gurihnya sate gurita di Kilometer Nol Indonesia

Komentar