IBL

IBL 3X3 ajang pemanasan menuju SEA Games 2019

IBL 3X3 ajang pemanasan menuju SEA Games 2019

Ketua Pelaksana IBL 3X3 2019 Anthony Gunawan dalam acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/7/2019). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)

Jakarta (ANTARA) - Turnamen bola basket IBL 3x3 Indonesia Tour 2019 yang akan berlangsung mulai Juli hingga Agustus mendatang  merupakan sebuah ajang kompetisi sekaligus sebagai seleksi dan pemanasan menuju pelatnas SEA Games 2019.

IBL 3x3 Indonesia Tour tersebut terbuka untuk umum dan dibagi menjadi empat kategori, yakni tim IBL, U-18 putra, umum putra minimal usia 19 tahun, dan umum putri minimal usia 16 tahun. Dalam kategori tim IBL itulah yang menjadi pemanasan sekaligus pemantauan pemain 3x3 menuju SEA Games.

"Turnamen ini membantu klub sebagai pemanasan atlet saat off season karena mayoritas pemainnya merupakan dari klub 5x5," kata Direktur IBL Hasan Gozali di Jakarta, Kamis.

Senada dengan Hasan, Ketua Pelaksana IBL 3X3 2019 Anthony Gunawan juga mengatakan bahwa event ini sekaligus sebagai salah satu media untuk memantau performa para pemain.

“Pelatih dan manajer yang sudah ditunjuk PB Perbasi memang akan melakukan roadshow keliling ke semua kota. Jadi selain pemain IBL, pemain di luar itu bisa kami panggil untuk pemain timnas," kata Anthony.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Rizki Effendi dari Tim Stapac dan Kevin Yonas Sitorus dari Satria Muda. Mereka mengaku mendapat surat dari PB Perbasi untuk bermain di turnamen IBL 3X3 2019 sebagai seleksi untuk SEA Games mendatang.

Baca juga: IBL gelar turnamen 3x3 untuk pramusim 2019-2020

“Setelah turnamen ini kita dipulangkan ke tim masing-masing. Setiap tim yang pemainnya dipanggil dapat surat dari Perbasi untuk main di IBL 3x3, sebagai seleksi untuk SEA Games 2019 ke depan. Makanya kita main,” kata Rizki.

Lebih lanjut, Anthony mengatakan saingan terberat yang akan dihadapi oleh timnas basket Indonesia sebenarnya adalah Fillipina. Namun, tim basket Indonesia sudah pernah menang melawan Fillipina serta menghasilkan skor imbang ketika bertemu Thailand.

“Kalau Asia Tenggara yang dibilang kuat sih Fillipina. Tapi kita pernah menang lawan mereka dan pernah tahan imbang dengan Thailand,” katanya.

“Jadi ya merata banget, tergantung pemainnya siapa,” lanjutnya.

Baca juga: Satria Muda optimistis pertahankan gelar di turnamen IBL 3X3

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora targetkan 45 medali emas pada SEA Games 2019

Komentar