Ambil konsep PON, Pekan Budaya Nasional akan digelar di Istora Senayan

Ambil konsep PON, Pekan Budaya Nasional akan digelar di Istora Senayan

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid. (ANTARA/Aubrey Fanani)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan Pekan Budaya Nasional pertama yang mengambil konsep Pekan Olahraga Nasional akan digelar pada 7-13 Oktober 2019. 

"Hanya saja di sini bukan tempat kompetisi siapa paling cepat atau siapa paling unggul, tetapi ini tempat mengumpulkan seluruh potensi budaya dalam satu wadah," kata Hilmar Farid saat mengenalkan Pekan Budaya Nasional dihadapan peserta Seminar Nasional Kebangsaan, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan misi Indonesia Bahagia akan menjadi pengikat masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Hilmar mengatakan kesepakatan untuk menggelar Pekan Budaya Nasional terjadi saat Kongres Kebudayaan Indonesia 2018. 

Sebanyak 34 provinsi yang ikut menyumbangkan pokok pikiran daerah merasa perlu diadakan suatu perhelatan yang memperkenalkan kebudayaan nasional.

Pada pembukaan dan penutupan Pekan Budaya Nasional, menurut Hilmar, akan digelar pawai budaya, tak hanya itu berbagai jenis permainan tradisional juga akan ikut diperlombakan di sana.

Rencananya Pekan Budaya Nasiobal akan digelar dalam dua tahun sekali, ujar Hilmar.

Baca juga: Tulung Agung awali rangkaian Pekan Budaya Nasional

 

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar