counter

Piala Afrika

Bos Maroko sebut Aljazair penampil terbaik sejauh ini

Bos Maroko sebut Aljazair penampil terbaik sejauh ini

Pelatih tim nasional Maroko Herve Renard memberikan arahan kepada pemainnya dalam laga pamungkas penyisihan Grup D Piala Afrika 2019 melawan Afrika Selatan di Stadion Al Salam, Kairo, Mesir, Senin (1/7/2019) setempat. (ANTARA/AFP/Javier Soriano)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional Maroko, Herve Renard, menyebut Aljazair sebagai penampil terbaik dalam putaran final Piala Afrika 2019 yang berlangsung sejak 21 Juni lalu di Mesir.

Kendati Maroko juga lolos ke babak 16 besar dengan catatan sapu bersih kemenangan di Grup D, penampilan Aljazair tetap mencuri perhatian Renard terutama karena berhasil menumbangkan favorit juara Senegal 1-0 di Grup C.

"Saya pikir banyak pengamat yang akan setuju bahwa hingga saat ini Aljazair adalah tim penampil terbaik turnamen, terutama karena mereka bermain sangat sangat baik ketika mengalahkan Senegal," kata Renard dilansir AFP, Kamis.

"Mereka punya kecepatan sekaligus spontanitas didukung skuat bertabung pemain bintang kelas dunia seperti Riyad Mahrez dan talenta muda di diri Youcef Atal dan Ismael Bennacer yang tampil begitu baik," ujarnya menambahkan.

Ia bahkan mengangkat topi untuk kerja pelatih kepala Aljazair, Djamel Belmadi, yang disebutnya melakukan kerja baik menyatukan komposisi tim yang ada.

"Anda harus mengucapkan selamat kepadanya," kata Renard, satu-satunya pelatih asing yang pernah menjuarai Piala Afrika dengan dua negara berbeda.

Baca juga: Ringkasan Grup C, Aljazair membantah prediksi

Baca juga: Ringkasan Grup D, Singa Atlas sempurna tapi minim gol


Jika semuanya berjalan lancar, bukan tidak mungkin Aljazair bakal jadi lawan Maroko di partai final nanti, namun Renard tak mau tergesa-gesa membicarakan potensi itu.

"Kita baru berada di babak 16 besar. Kami ingin berkonsentrasi dengan pertandingan besok terlebih dahulu, agar tidak ada kejutan yang menyakitkan," katanya.

Maroko bakal menghadapi Benin yang untuk pertama kalinya lolos dari fase penyisihan grup dengan menempati posisi ketiga Grup F dengan cara menahan imbang nirgol juara bertahan Kamerun di laga pamungkas.

"Kami berharap menampilkan permainan terbaik kami dan bisa melangkah ke perempat final yang saya yakin bakal jadi pertandingan yang lebih sulit," kata Renard.

Renard berpeluang menorehkan rekor baru sebagai pelatih pertama yang memenangi Piala Afrika dengan tiga tim berbeda, jika mampu membawa Singa Atlas mengangkat trofi di Mesir, setelah menjadi juara bersama Zambia pada 2012 dan Pantai Gading tiga tahun berselang.

Tentu saja untuk mewujudkan itu, Renard harus bisa memastikan Maroko mampu melewati hadangan Benin dalam laga 16 besar yang akan berlangsung di Stadion Al Salam, Kairo, pada Jumat (5/7).

Baca juga: Jadwal babak 16 besar, Maroko vs Benin jadi laga pembuka

Baca juga: Daftar top skor, duo Liverpool masuk jajaran puncak

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar