Freeport Bangun Lapangan Terbang di Tsinga Papua

Timika, Papua (ANTARA News) - PT Freeport Indonesia (PTFI) saat ini tengah merampungkan pengerjaan lapangan terbang di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kabupaten Mimika, Markus Raturoma SE, kepada ANTARA News di Timika, Rabu, mengatakan lapangan terbang di Kampung Tsinga tersebut diperkirakan diresmikan sekitar bulan Juni atau Juli mendatang. "Pemerintah Kabupaten Mimika menyambut positif dukungan PTFI dalam hal pembukaan lapangan terbang di Kampung Tsinga karena nantinya sangat membantu mempermudah mobilitas warga dan pelayanan pemerintah ke kampung-kampung sekitar," kata Raturoma. Lapangan terbang yang dibangun di Kampung Tsinga memiliki panjang kurang lebih 200 meter dan dapat didarati pesawat perintis jenis pilatus porter dan twin otter yang mampu mengangkut 8-15 orang penumpang. Raturoma juga menjelaskan saat ini Pemda Mimika sedang mempelajari surat kontrak kerjasama dengan sebuah perusahaan pembuat pesawat terbang di Zurich, Swiss. Pemda Mimika dalam pembahasan APBD 2008 lalu telah menyetujui pembelian sebuah pesawat perintis jenis pilatus porter dengan total anggaran Rp 25 miliar. "Setelah surat kontrak kerjasama ditandatangani, kami akan mengirim uang muka pembelian pesawat sebesar Rp800 juta. Kami berharap paling lambat sekitar bulan Agustus pesawat tersebut sudah tiba di Timika," kata Raturoma. Untuk mengoperasikan pesawat tersebut, Pemda Mimika akan menjajaki kerjasama dengan perusahaan AMA yang telah berpengalaman mengelola pesawat sejenis di Papua selama berpuluh-puluh tahun. Pengadaan pesawat perintis itu, kata Raturoma, sangat penting untuk memudahkan pelayanan warga yang bermukim di kampung-kampung dan distrik pedalaman seperti Jila, Geselema, Jita, Tsinga, yang hanya bisa dijangkau dengan sarana transportasi udara.(*)

Editor: Heru Purwanto
COPYRIGHT © ANTARA 2008

Suplai pangan ke KKB, pelaku penembakan di Mimika ditangkap

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar